Diskominfo Kukar Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Survey Kompromin

Penulis: Admin
Diskominfo Kukar Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Survey Kompromin

Diskominfo Kutai Kartanegara menggelar sosialisasi dengan tema Pelaksanaan Kegiatan Survey dan Kompilasi Produk Administrasi (Kompromin) Tahun 2022 Dalam Peningkatan Mutu Statistik Sektoral. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto dan dihadiri para pimpinan OPD se Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Grand Fatma di Tenggarong pada hari ini, Rabu (23/3/22).

Bupati Kutai Kartanegara dalam pidato yang dibacakan Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto menyampaikan apresiasi atas terlaksananya sosialisasi tersebut. “Masih banyak SDM (Sumber Daya Manusia) pada perangkat daerah yang belum memahami tata cara pengumpula dan produksi data yang sesuai dengan kaidah statistik. Untuk itu saya berharap sosialsiasi ini terus ditingkatkan dalam mewujudkan Kukar satu data,” ujarnya.
Bupati Kukar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik Kukar yang menjadi mitra Pemerintah Kabupaten dalam penyelenggaraan data statistik daerah. Bupati berharap kerja sama yang baik ini akan terus berlanjut sebagai upaya mendukung pelaksanaan Satu Data Kutai Kartanegara sebagai bagian dari Program Satu Data Indonesia.

Peserta sosialisasi diikuti 40 Perangkat Daerah terdiri dari 18 Kecamatan dan pejabat struktural Diskominfo dan Sub Koordinator Bidang Statistik (Jabatan Fungsional Statistisi).


Dalam kegiatan sosialisasi tersebut disampaikan 4 materi. Kepala BPS Kukar menyampaikan materi tentang penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral sesuai proses bisnis statistik (GSPBM). Sesi kedua menyajikan materi tentang mekanisme pengajuan kegiatan survey dan kompilasi produk administrasi (Kompromin). Sesi ketiga membahas tata cara pengisian formulir pengajuan kegiatan survey dan kompilasi produk administrasi (Kompromin). Sesi keempat adalah praktek pengisian formulir pengajuan kegiatan survey dan Kompromin).

Dikemukakan oleh Ketua Pelaksana Acara Sosialisasi Sudarman bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1977 Tentang Statistik dan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia, dan Perbup Kutai Kartanegara No 83 Tahun 2020 tentang Forum Satu Data Tingkat Daerah. Untuk dapat melaksanakan regulasi tersebut maka diperlukan peningkatan SDM OPD dalam penyelenggaraan tata kelola data statistik sektoral. Disampaikannya bahwa tupoksi Bidang Statistik adalah meliputi pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyebarluasan data statistik sektoral.

Disampaikan oleh Sudarman IKK Diskominfo berdasarkan PERMENDAGRI No 18 Th 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP No 13 Th 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, target capaian output kegiatan Bidang Statistik meliputi jumlah survey statistik sektoral yang dilakukan, jumlah kompilasi statistik sektoral yang dilakukan, dan kumlah survey statistik sektoral yang mendapat rekomendasi BPS. Dijelaskannya bahwa pada tahun 2021 capaian target kinerja Bidang Statistik Diskominfo Kukar menghasilkan 1 survey statistik sektoral dan 1 kegiatan kompilasi produk administrasi.


Sudarman mengharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tenaga ASN yang profesional dalam pengolahan data sektoral dan peningkatan mutu statistik. Dengan demikian hasilnya dapat dipergunakan untuk menentukan strategi dan arah pembangunan pada sektor yang berpengaruh, dan menjadi acuan dalam penentuan kebijakan kedepannya dengan mengolah data secara kualitatif dan kuantitatif serta mutu statistik yang terintegrasi.

Ditekankan oleh Sudarman bahwa penyelenggaraan Satu Data Indonesia sebagai kerangka kerja harus selaras dengan proses bisnis statistik (GSBPM = Generic Statistica Busines Process Model) yang bertujuan agar kegiatan statistik dapat dibandingkan baik metodologi dan komponennya. Selain itu adalah dapat mengintegrasikan data dan metadata standar sebagai template proses dokumentasi, harmonisasi infrastruktur statistik, serta untuk menyediakan kerangka kerja untuk penilaian dan peningkatan kualitas proses.

Berita Lainnya