Bupati Kukar Buka Rakor Lurah/Kades Dan Sosialisasi Penataan Desa Tahun 2022

Penulis: Admin
Bupati Kukar Buka Rakor Lurah/Kades Dan Sosialisasi Penataan Desa Tahun 2022

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah membuka Rapat Koordinasi Lurah dan Kades, dan Sosialisasi Penataan Desa tahun 2022 pada hari ini, Senin (21/3/22) di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Kukar di Tenggarong.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Seketaris Daerah Kukar Sunggono, Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Kukar Aryanto , para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kukar.


Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sebagai daerah otonom bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas, pemberdayaan, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.


Dikemukakan Bupati Edi Damansyah bahwa otonomi daerah telah memunculkan berbagai macam keberhasilan pembangunan sebagai buah beragam inovasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah. Namun pada sisi lain, Pemerintah Daerah masih menghadapi persoalan belum optimalnya pemenuhan kesejahteraan, sarana dan prasarana publik yang belum memadai, serta belum optimalnya pelayanan kepada masyarakat.


"Jika dianalisa lebih mendalam, persoalan - persoalan tersebut terkait dengan fungsi-fungsi dasar tata kelola, seperti kejelasan peran dan tanggung jawab institusi, pembuatan kebijakan, fungsi pelayanan publik, koordinasi antar-institusi dan antar-sektor, kapasitas institusi dalam melaksanakan keputusan, serta transparansi pengelolaan anggaran dan aliran keuangan," ujar Bupati.


Bupati Edi Damansyah menilai banyaknya permasalahan tata kelola merupakan pertanda mendesaknya perbaikan tata kelola pemerintahan. Bupati berharap kegiatan yang digelar akan menghasilkan rumusan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Kelurahan dan Desa agar masyarakat dapat segera merasakan efek pembangunan berdasarkan Program Kukar Idaman.


Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan, "Kajian administrasi dan teknis pemekaran di 17 desa telah selesai. Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pembentukan desa-desa baru. Batas kelurahan dan desa di Kecamatan Tenggarong dan Tabang telah selesai, sehingga tidak ada permasalahan / konflik berkaitan dengan batas wilayah kelurahan dan desa di Kabupaten Kutai Kartanegara," jelas Bupati.


Bupati Kukar berpesan setelah penadatanganan rekomendasi pemekaran desa sebagai tindaklanjut proses pemekaran desa, perlu dilakukan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, inovasi kelurahan, pembuatan profil desa dan kelurahan (Prodeskel).


Bupati menekankan bahwa hal tersebut penting untuk kajian arah pembangunan kelurahan dan desa. "Optimalisasi potensi yang ada, untuk dapat dikembangkan melalui bumdes maupun kegiatan ekonomi kreatif," pesannya.


Bupati menekankan agar pelaksanaan program bantuan Rp. 50 juta/RT di Kelurahan untuk segera dirumuskan dan dilaksanakan sesuai dengan agenda. "Harus diawasi pelaksanaannya sehingga tidak terjadi permasalahan akuntabilitas, tepat sasaran sehingga maksud dan tujuan kegiatan ini sesuai dengan perencanaan, dan tercapai outcome, yakni kesejahteraan masyarakat.


Bupati Kukar berharap, momentum kegiatan ini dapat menjadi langkah maju dalam melaksanakan tugas dan fungsi, serta menghadirkan layanan yang terbaik untuk masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.


"Bekerjalah dengan baik, penuh dengan integritas, loyalitas, dan profesional terhadap tupoksi. Kerja ikhlas dan kerja tuntas, sehingga visi dan misi Kukar Idaman menuju masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia dapat terwujud," pesan Bupati.


Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Kukar Aryanto menyampaikan bahwa rakor yang digelar hari ini merupakan kolaborasi Bagian Pemerintahan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam upaya penataan pemekaran 17 desa di Kabupaten Kutai Kartanegara.


Selain membahas hasil kajian usulan pemekaran 17 desa, juga dibahas tentang penetapan batas desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Tenggarong dan Kecamatan Tabang.


Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Kukar Aryanto menjelaskan, 17 desa yang diusulkan untuk dimekarkan adalah Desa Kembang Janggut, Lamin Telihan , Kedang Ipil , Kedang Murung, Tunjungan, Tanjung Harapan, Bangunrejo, Jembayan, Sungai Payang, Jonggon, Batuah, Purwajaya, Sepatin, Muara Badak Ulu, Saliki, Tanjung Limau, dan Jantur.

Berita Lainnya