Bupati Edi Damansyah Harapkan Kadin Kukar Jalankan Good Corporate Governance

Penulis: Admin
Bupati Edi Damansyah Harapkan Kadin Kukar Jalankan Good Corporate Governance

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengharapkan Kadin Kukar menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Hal tersebut disampaikan dalam Pelantikan Dewan Pengurus Kadin Periode 2021-2026 pada hari ini, Sabtu (19/3/22) di Pendopo Odah Etam, kawasan Panji, Tenggarong.


Bupati Edi Damansyah menyampaikan bahwa saat ini tuntutan publik bukan hanya pada tata kelola pemerintahan yang baik atau yang dikenal dengan istilah Good Governance. Namun publik juga menuntut untuk menerapkan tata kelola pihak swasta/ perusahaan/korporasi yang dikenal dengan
Good Corporate Governance.


Good Corporate Governance adalah prinsip-prinsip yang mendasari suatu proses dan mekanisme pengelolaan perusahaan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas guna mewujudkan nilai perusahaan dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders perusahaan berdasarkan peraturan perundang - undangan dan nilai etika usaha.


Dengan demikian korporasi tidak hanya berjalan sendiri, melainkan ada pihak-pihak atau stakeholders lainnya yang harus turut diperhatikan keberadaannya, yakni masyarakat umum dan Pemerintah.


Bupati Kukar menyampaikan bahwa penerapan Good Corporate Governance tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ada prinsip-prinsip utama yang harus diimplementasikan yaitu transparansi, independensi, responsibilitas, akuntabilitas, serta kewajaran, dan kesetaraan.


"Saya berpesan agar pengurus KADIN sungguh-sungguh mau dan mampu menerapkan semua prinsip itu dengan sebaik-baiknya. Seluruh pengurus dan anggota KADIN Kukar harus menjadi pelopor terwujudnya prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik," ujar Bupati Kukar.


Ditekankannya agar pengusaha - pengusaha yang tergabung di dalam KADIN Kukar, memiliki independensi yang tinggi. profesional dan mandiri dalam setiap menjalankan usahanya. Ditegaskannya agar pengusaha yang tergabung di KADIN Kukar, tidak menjadi beban Pemerintah Daerah, apalagi memanfaatkan kedekatan hubungan pengurusnya dengan pejabat pemerintah daerah. Para pengusaha harus menjadi contoh teladan untuk mewujudkan pengusaha-pengusaha yang akuntabel.


Disampaikkan Bupati Kukar bahwa dalam dokumen RPJMD Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara secara jelas dan tegas, menginginkan bahwa pelaksanaan pembangunan diselenggarakan dengan cara kolaboratif.


Filosofi pembangunan Kukar Idaman secara eksplisit menyatakan bahwa upaya menciptakan daya saing dan kemandirian daerah harus didasari semangat kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah kabupaten, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam rangka mewujudkan Kutai Kartanegara yang lebih baik.


Oleh karena itu, upaya-upaya strategis untuk dapat memulihkan kondisi perekonomian kita yang sedang terpuruk tersebut, harus dilakukan dengan segera dan dengan cara-cara yang sistematis dan terukur. Dalam konteks itu, maka saling bekerjasama, saling bergandengan tangan, saling bersinergi, atau saling berkolaborasi, merupakan jawaban yang paling tepat untuk dapat dengan segera mengatasi hal-hal tersebut.


Bupati Edi Damansyah menyampaikan pesan berkaitan dengan IKN baru. "IKN telah ada di depan mata kita. Segala situasi dan kondisi terkait kepindahan IKN ke tempat kita, akan menjadi peluang sekaligus tantangan yang luar biasa besar.
Suka tidak suka, kompetisi yang ketat akan dihadapi oleh para pengusaha lokal kita di IKN nanti," ujar Bupati.


Bupati Edi Damansyah berpesan, KADIN Kukar harus menjadi organisasi ini yang mampu mempersiapkan seluruh anggotanya untuk menjelma menjadi pengusaha-pengusaha yang mandiri, profesional, produktif dan inovatif. Dengan demikian Kadin Kukar akan mampu berkiprah dalam mewujudkan iklim usaha yang sehat dan dinamis untuk mendorong kesempatan berusaha yang seluas-luasnya bagi dunia usaha, terutama bagi para pengusaha lokal

Berita Lainnya