Pemkab Kukar Studi Komparatif Penilaan Kinerja Perangkat Daerah ke Bappeda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis: Admin
Pemkab Kukar Studi Komparatif Penilaan Kinerja Perangkat Daerah ke Bappeda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan Studi Komparatif Penilaan Kinerja Perangkat Daerah ke Bappeda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim Pemkab Kukar dipimpin Sekretaris Daerah Sunggono diikuti oleh Plt. Kepala Bappeda Sy Vanesa Vilna, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah Saiful Bahri, Sub Koordinator Perencana Muda Bappeda Ferdian Nur, Analis Pembangunan Nopianda, Analis Program Teddy Irawan, Fifin Indera Yani, Dandi Irawan dari Bagian Organisasi Setkab Kukar, dan Fedlandy dari Diskominfo Kukar. Rombongan diterima oleh Kepala Bappeda Provinsi DIY Beny Suharsono didampingi Kepala Bidang Pengendalian Suwantoro di ruang rapat A Bappeda DIY pada hari Senin siang (14/3/22).

Sekda Kukar Sunggono mengatakan tujuan studi komparatif merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah. Dalam arahannya Bupati Edi Damansyah meminta kepada Sekda Sunggono untuk memastikan kinerja OPD Kutai Kartanegara kedepan kinerjanya bisa lebih terukur. Disampaikan Oleh Sekda Sunggono bahwa Bupati sering mengingatkan bahwa mungkin saja OPD sudah merasa bekerja, tapi belum berkinerja.

Kepala Bappeda Provinsi DIY Beny Suharsono menyampaikan beberapa aspek yang dievaluasi dalam akuntabilitas kinerja, antara lain adalah perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja dan pencapaian kinerja.

Dijelaskannya bahwa inti akuntabilitas kinerja antara lain adalah kinerja yang berorientasi hasil (outcomes), ada keselarasan-memiliki sebab akibat (causality) dan sinergitas (aligment), ada ukuran kinerja yang terukur dan relevan, dan ada target kinerja yang terukur dan logis. Ditekankannya bahwa "Performance Based Organizations" (organisasi disusun berdasar kinerja yang ingin dicapai) adalah merupakan hal yang penting.
Dalam event tersebut Sekda Sunggono berharap kepada Tim Kukar peserta kegiatan studi komparatif agar nantinya dapat ikut membantu merumuskan rencana kebijakan penilaan kinerja perangkat daerah. “Hal itu penting untuk memastikan bahwa proses perencanaan pembangunan kita on the track sesuai dengan ketentuan, termasuk memastikan bahwa target capaian kinerja OPD itu bersesuaian dengan RENSTRA dan RKPD," ujar Sekda Sunggono. Ditegaskannya bahwa OPD adalah bagian penting untuk pencapaian target kinerja kepala daerah yang sudah membangun janji dan komitmen dengan masyarakat.

Sementara itu Plt. Kepala Bappeda Sy Vanesa Vilna meminta sharing dari Bappeda DIY mengenai titik-titik kritis antara perencanaan dan penganggaran di Pemda DIY. Disampaikannya usai melalukan Studi Komparatif Penilaan Kinerja Perangkat Daerah, Pemkab Kukar akan membentuk tim penyusun rencana kebijakan. Tujuannya agar perencanaan pembangunan yang tertuang dalam RENSTRA dan RKPD sesuai dengan RPJMD.

Berita Lainnya