Ziarah Tabur Bunga Di TMP Wadah Batuah Kecamatan Sanga Sanga

Penulis: Admin
Ziarah Tabur Bunga Di TMP Wadah Batuah Kecamatan Sanga Sanga

Untuk mengenang jasa pahlawan yang terlibat dalam peristiwa heroik pada masa Agresi I tahun 1947 dalam Peringatan Peristiwa Merah Putih Sanga Sanga ke-75 Tahun 2022, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah pada hari Kamis, 27 Januari 2022. 

Acara yang diselenggarakan mulai pukul 10.00 WITA dengan upacara militer. Bertindak sebagai Pemimpin Upacara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kutai Kartanegara Darmo Wijoyo. Kegiatan tersebut dirangkai dengan doa bersama dan diakhiri dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah.

Upacara tersebut dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Wakil Bupati Rendi Sholihin, Kepala Organisasi Perangkat daerah, DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, Veteran dan Satpol PP. 

Dalam wawancara setelah ziarah tabur bunga, Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Panitia dan semua pihak yang berkontribusi dalam peringatan 75 tahun Peristiwa Merah Putih Sanga Sanga.

Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan, dalam drama kolosal yang merupakan reka ulang Peristiwa Merah Putih Sanga Sanga, memberikan hikmah betapa sulit dan beratnya penderitaan warga Sanga Sanga pada saat itu, dan beratnya perjuangan menegakkan kedaulatan NKRI dengan tetap bersatu, kompak , berjuang dengan tulus ikhlas untuk membela tanah air. 

Untuk itu Bupati Kukar Edi Damansyah berharap agar spirit Peristiwa Merah Putih Sanga Sanga dapat diimplementasikan dengan tekun bekerja dan disiplin. "Pemerintah Kabupaten Kukar memastikan akan hadir bersama dengan masyarakat. Kita bekerja, berkarya untuk masyarakat Kabupaten Kukar. Banyak hal yang masih kita persiapkan untuk Kecamatan Sanga Sanga sebagai destinasi wisata di Kukar," ujar Bupati Edi Damansyah.

Sanga Sanga pada masa kolonial merupakan wilayah geopolitik yang memiliki nilai strategis sebagai lumbung energi minyak dan gas. Sanga Sanga merupakan bagian dari sejarah industri migas di Indonesia yang menjadi pemicu terjadinya migrasi dan akulturasi di masa kolonial Belanda.

Pada peristiwa Agresi I tahun 1947, Pemerintah Belanda hendak kembali menguasai wilayah-wilayah yang memiliki sumberdaya alam. Namun di Sanga Sanga mereka mendapat perlawanan dan terjadilah pertempuran dengan puncak terjadinya perobekan bendera Belanda menjadi dwi warna Merah Putih yang terjadi pada tanggal 27 Januari 1947.

Berita Lainnya