BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Edi: Kades dan BPD Harus Berperan Aktif

date_range 08 Oktober 2019 | Oleh : Medsi03
Edi: Kades dan BPD Harus Berperan Aktif

FOTO upati Kutai Kartanegara Edi Damansyah memberikan arahan pada Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa se Kukar.

TENGGARONG -Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah memberikan arahan pada Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa se Kukar, Jumat (4/10) di Hotel Grand Elty, Tenggarong.

Dalam arahanya Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan bahwa ada dua elemen penting dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa yaitu Kepala Desa dan BPD. Pada penguatan SDM yang ada di Desa, menurut Edi dua elemen tersebut sangat menentukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Edi berharap para perangkat desa dapat meningkatkan kualitas sehingga kedepan tak ada lagi keterlambatan pelaporan keuangan maupun perencanaan desa. “Saya yakin dengan bimtek ini Koordinasi antar Kedes dan BPD akan semakin baik karena paham akan kewajiban dan tanggung jawabnya,” harap Edi.

Nantinya tambah Edi, Kabupaten akan mengintegrasi sistem sehingga seluruh Kecamatan maupun desa menggunakan satu sistem yang terintegrasi. “Ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun satu sistem sehingga nantinya tak ada lagi desa yang menggunakan sistem sendiri-sendiri,” katanya. Kedepan Edi Juga ingin sekali perifikasi perencanaan Alokasi Dana Desa dapat diwujudkan melalui sebuah sistem yang terintegrasi. Ia juga sangat ingin meningkatkan kualitas SDM di Desa salah satunya adalah peningkatan kapasitas teknisi yang menangani Sistem. “Saya tegaskan bila ada yang mencoba menggangu jalannya pemerintahan desa maupun pelaksanaan ADD harap minggir karena yang kita jalankan adalah kepentingan rakyat jadi jangan menghalangi hak rakyat Untuk sejahtera,” tegas Edi.

Edi berharap setelah pelaksanaan Bimtek itu harus ada target awal untuk Desa membangun. Tahun 2020 Edi meminta sudah tidak ada lagi desa tertinggal dan yang ada hanya desa yang membangun dan maju. Terkait itu ungkap Edi, Pelaksanaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus dikelola dengan baik dan juga memerlukan peran aktif Kades dan BPD. Ia juga meminta para Kades dan BPD untuk bersinergi dengan pihak ketiga seperti Perusahaan yang berada dilingkungan desanya. “Perusaan memiliki kewajiban kepada masyarakat dengan program tanggung jawab sosialnya dan itu bisa membatu desa dengan sistem kemitraan melalui BUMDdes,” demikian katanya. (Yuliati- Medsi03)

Terkait

BERITA Lainnya