BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Bupati Buka Expo TIFAF 2019

date_range 24 September 2019 | Oleh : Medsi06
Bupati Buka Expo TIFAF 2019

FOTO Bupati Kukar Edi Damansyah bersama rombongan singgah bermain gambus di stand Dinas Perindustrian dan perdagangan.

TENGGARONG –Bupati kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka pameran atau Expo TIFAF 2019, di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong, Minggu (22/9/2019), usai acara pembukaan Tenggarong Internatioanal Folk Art Festival (TIFAF) di Stadioan Rondong Demang Tenggarong. M Fazriannur sebagai Even Organizer (EO) Fazri Toy Collection mengatakan Expo TIFAF 2019 diikuti 53 stand , bazaar 91 stand dan PKL 40 stand. “Kami menawarkan dengan harga bervariasi dari 18 juta untuk ukuran 3 x 3 meter, kemudian 5 juta, 4 juta, 3 juta dan 2 juta untuk bazzar yang diluar expo,”ucapnya.

Ia berharap para penjual bisa memeriahkan TIFAF 2019 dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan Expo TIFAF 2019. ”Untuk harga kami selalu bisa dinego yang penting kami membantu mereka untuk menjual barang mereka dan acara TIFAF 2019 ini bisa ramai dan menarik para pengunjung,” ujarnya.

Sementara Edi Damansyah mengungkapkan untuk kali pertama tahun 2019 antara Erau dan TIFAF dipisah pelaksanaannya,”Kalau dilihat dari dari sisi kemeriahannya akan lebih meriah kalau kita satukan antara Erau dan TIFAF, kami akan terus lakukan komunikasi dengan pihak kesultanan selanjutnya nanti dalam perayaan berikutnya akan terus dievaluasi,” kata Edi setelah meresmikan Expo TIFAF 2019.

Lebih lanjut katanya inti dari acara Erau dan TIFAF 2019 adalah melestarikan adat seni budaya yang ada di kesultanan maupun budaya yanga ada di Kabupaten Kukar. ”Ada sebagian persepsi dari sebagian orang mengatakan kita mengeseampingkan budaya lokal, disini pelu kita luruskan bahwasanya acara TIFAF ini adalah untuk mempromosikan budaya kita kemancanegara, yang selama ini kita sudah promosikan ke daerah lokal dan nasional saja dengan adanya TIFAF ini kita mempromosikan budaya kita kepada mereka yang datang sebagai participant sehingga adanya pengetahuan budaya antara kita dan mancanegara,”jelas Edi.

Ditambahkan Edi bangga selama 7 tahun kegaiatannya TIFAF 2019 telah masuk dalam100 Calender Of Event (COE) Indonesia. “Dari data yang ada dengan adanya acara TIFAF ini sudah meningkatkan jumlah pengunjung yang datang kekukar. Adanya peningkatan ini bisa menambah pendapatan daerah dan menaikan perekonomian masyarakat,”tambahnya.

Edi berharap adanya Expo TIFAF 2019 bisa memberikan dampak positif bagi setiap pelaku usaha kecil maupun menengah dalam upaya meningkatkan perekonomiannya. Memberikan peluang bisnis bagi mereka yang melakoninya. ”Kami harap para pengunjung bisa membelanjakan uang dan uang akan terus berputar disini. Event ini bisa mendorong ekonomi kreatif kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. Turut mendampingi Kepala Dinas Pariwisata Sri Wahyuni, Ketua tim pelaksana COE Indonesia wilayah Kalimantan Tazbir Abdulah, Ketua PKK Kabupaten Kukar Maslianawati Edi Damansyah dan kepala OPD dilingkungan Pemkab Kukar.(Medsi06)

Terkait

BERITA Lainnya