BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

25 Peserta Dari Desa Teratak Ikut Pelatihan Menjahit

date_range 11 September 2019 | Oleh : Medsi03
25 Peserta Dari Desa Teratak Ikut Pelatihan Menjahit

FOTO Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hamli membuka Pelatihan Menjahit pada kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Tenaga Kerja mandiri (TKM) di Desa Teratak Kecamatan Muara Kaman pada Senin (9/9).

TENGGARONG -Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hamli membuka Pelatihan Menjahit pada kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Tenaga Kerja mandiri (TKM) di Desa Teratak Kecamatan Muara Kaman pada Senin (9/9).

Pelatihan dilakukan selama 5 hari mulai tanggal 9 – 13 September 2019 yang diikuti oleh 25 Peserta. Selain diberikan pelatihan, peserta juga diberikan mesin jahit untuk setiap peserta, sedangkan untuk kelompok diberikan mesin obras dan neci. Hamli mengatakan, bahwa pelatihan ini dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat juga mencetak wirausaha handal yang berdaya saing. “Ini merupakan program perluasan kesempatan kerja, kami tak menyalurkan tetapi bagaimana masyarakat dapat secara mandiri meningkatkan ekomoni dan juga pasca pelatihan dapat membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja baik untuk keluarga maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Dikatakannya, kegiatan tersebut merupakan yang ke tiga kalinya yang dilakukan oleh Disnakertrans, sebelumnya dilaksanakan di Anggana , terakhir akan dilakukan di Samboja pada tanggal 23 September 2019 mendatang. Pelatihan ini juga melalui beberapa tahapan mulai dari usulan masyarakat melalui Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), verifikasi yang dilakukan oleh dinas Taransmigrasi dan ketenaga kerjaan hingga akhirnya terpilih 25 peserta yang nantinya akan mengikuti pelatihan.

Hamli sangat berharap bahwa program Bupati ini dapat berjalan dengan baik dan pihak ketiga seperti perusahan-perusahan dapat ikut serta berperan untuk menjadikan Kutai Kartanegara bebas kemiskinan. “Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, selain itu pihak desa maupun kecamatan juga bisa ikut mendorong dan memotivasi masyarakat dan juga pihak perusahaan bersama dengan pemerintah dan masyarakat untuk dapat bahu membahu mengurangi kantong-kantong kemiskinan dengan program-program tanggung jawab sosial,” harapnya.

Hamli juga meminta kepada para peserta yang berlatih untuk bisa meningkatkan perekonomian keluarga khususnya dan perekonomian masyarakat sekitarnya. “ Jadilah tenaga siap pakai yang berhasil guna, berdaya guna dan dapat mengurangi angka kemiskinan disekitarnya” ungkap Hamli mengakhiri. Dalam kesempatan tersebut juga hadir Kepala Desa Teratak Sutriot Aris Buana, Camat Muara Kaman Surya Agus. Kemudian Kasi Perluasan Kesempatan kerja Ikhwan S. Nasution, Agus Anjalmo Plt Kabag Pembangunan. Adapun selaku instruktur pelatihan itu dari LPK Sinar Prima dari Balikpapan. (yuliati-medsi 03)*

Terkait

BERITA Lainnya