BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Berbagai Kesenian Akan Meriahkan TIFAF 2019

date_range 05 September 2019 | Oleh : Medsi04
Berbagai Kesenian Akan Meriahkan TIFAF 2019

FOTO Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara Sri Wahyuni, memimpin rapat persiapan Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF) 2019, di ruang rapat BPKAD Lantai III Gedung B Kompleks Perkantoran Bupati Kukar Tenggarong.

TENGGARONG –Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara Sri Wahyuni, memimpin rapat persiapan Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF) 2019, di ruang rapat BPKAD Lantai III Gedung B Kompleks Perkantoran Bupati Kukar Tenggarong, Selasa (3/9).

Rapat itu diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah undangan lainnya. Sri mengatakan, peringatan hari jadi Kota Tenggarong dan pesta adat Erau dan IFAF untuk tahun 2019 ini sedikit berbeda pelaksanaannya, karena kegiatannya digelar terpisah, yaitu Erau adat keraton dilaksanakan tersendiri tanpa digabung dengan IFAF. Sehingga IFAF dilaksanakan terpisah dengan nama Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF).

Adapun jadwal pelaksanaan untuk upacara adat Erau di Keraton mulai tanggal 3 – 16 September 2019. Sedangkan untuk kegiatan festival kesenian rakyat internasional atau TIFAF yang dulu dikenal EIFAF dilaksanakan pada 21 – 29 September 2019. Berbagai macam dilaksanakan dalam meramaikan TIFAF yaitu, karnaval seni intersional-pentas kesenian rakyat Internasional, street performance, festival Seni Daerah Kutai, kunjungan ke sekolah dan permainan tradisional. Kemudian ada gelar upacara adat pedalaman, pameran pariwisata dan perdagangan, Tenggarong hijau, kunjungan budaya serta ziarah makam raja raja kutai Kartanegara.

Sedangkan rangkaian upacara adat Erau kegiatannya yaitu khataman Al-Quran, Tarsul, haul jamak Sultan - Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Beseprah, Eroh festival, lomba permainan dan olahraga tradisional. Kemudian Sri mengatakan TIFAF akan diikuti tujuh grup kesenian rakyat mancanegara, yaitu Belanda, Romania, Rusia, Thailand, Timur Leste, Korea Selatan dan Peru. Festival ini juga akan dimeriahkan grup kesenian rakyat Kutai Kartanegara untuk sementara tercatat ada 136 Grup, kemudian sanggar tari keraton 2 Grup, Paguyuban 10 grup. 

Selain itu ada Drum Band 2 grup, sanggar seni Melayu Kutai Jepen 41 grup, rudat 1 grup ,teater tradisional mamanda 2 grup, tingkilan 9 grup, Tarsul 10 grup, Ngapeh ada 24 kelompok. Selain itu ada juga grup kesenian rakyat Kutai Kartanegara Kelompok seni religi seperti Hadrah 1 , grup Habsyi 1 grup dan Samrah 1 grup. Ada juga sanggar seni pedalaman Dayak Benuaq 12 grup, Dayak Kenyah 10 grup, Dayak Modang 1 grup, serta Dayak Lundayeh 1 grup.

Semantara itu, untuk lokasi kegiatan TIFAF 2019 menurut Sri dipusatkan di Kota Raja Tenggarong, diantaranya lapangan basket tepian turap Mahakam sebagai lokasi panggung utama. Pulau Kumala (Street Performance dan Tenggarong Hijau), Lamin Adat di Pulau Kumala (kunjungan budaya dan eksebisi permainan tradisional), halaman Kantor Bupati (penutupan festival). Untuk lebih memantapkan berbagai kegiatan, Dispar akan kembali menggelar rapat teknis bersama dinas instansi terkait lainnya. ( Medsi 04 ).

Terkait

BERITA Lainnya