BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Bupati Lepas 28 Siswa BO Angkatan 17 PT. BUMA

date_range 30 Juli 2019 | Oleh : medsi01
Bupati Lepas 28 Siswa BO Angkatan 17 PT. BUMA

FOTO Pelepasan siswa basic operator angkatan 17 PT. BUMA ditandai pemasangan rompi dan helm keselamatan oleh bupati Edi Damansyah kepada peserta.

TENGGARONG -Setiap perusahaan yang membuka usaha atau melakukan kegiatan disuatu lokasi atau wilayah memiliki kewajiban untuk peduli terhadap lingkungan sosial dilingkar kegiatannya, kepedulian itu dapat diwujudkan dalam berbagai cara, salah satunya dengan memberikan pembekalan bagi para generasi muda disekitar lingkar tambang untuk meningkatkan kompetensinya.

Hal itu diungkapkan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah pada acara pelepasan siswa Basic Operator (BO) angkatan ke 17 PT. Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) di Aula PT. Indonesia Pratama Tabang, Rabu (24/7) lalu. Lebih Lanjut Edi mengatakan pemberian pembekalan pada generasi muda di sekitar wilayah tambang merupakan langkah strategis, agar warga lokal memiliki keterampilan dan keahlian untuk mengoperasikan peralatan kerja, khususnya peralatan angkat angkut atau biasa disebut alat berat. "Ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan - perusahaan yang lain, agar pemberdayaan masyarakat lokal lebih diutamakan dalam perekrutan tenaga kerja" ujar Edi.

Diterangkan Edi pertambangan merupakan salah satu sektor usaha yang saat ini tumbuh di Kukar dengan jumlah yang sangat signifikan, tersebar hampir di seluruh wilayah, mulai dari skala kecil hingga skala besar.
"Saya berharap dengan banyaknya kegiatan pertambangan di Kukar ini dapat menyerap banyak tenaga kerja khususnya di lingkar areal tambang, itu yang lebih diutamakan," harapnya.

Edi berpesan kepada para siswa yang akan menjalani pelatihan, agar dapat belajar dengan sungguh - sungguh sehingga dapat menyerap semua ilmu yang diberikan, dan nantinya dapat diaplikasikan dalam pekerjaan.
"Saya berharap kepada adik - adik ikuti pendidikan dengan semangat yang tinggi, serta ikuti semua tahapan dan proses belajar dengan tekun, kesempatan ini merupakan kesempatan emas, maka manfaatkan sebaik - baiknya untuk menggali ilmu dan mengasah keahlian," pesan Edi.

Sementara itu perwakilan manajemen PT. BUMA Indra Kanoena mangatakan bahwa program pelatihan ini merupakan yang kedua kalinya,  pertama pada 2018 dengan jumlah siswa sebanyak 9 orang siswa, dan tahun ini ditingkat menjadi 28 siswa, dan kedepan akan terus ditingkatkan. Dijelaskan Indra bahwa program pelatihan ini akan dilaksanakan selama 1 tahun, yang terdiri dari beberapa tahapan.Tahap pertama para siswa akan dilatih pendidikan mental dan fisik (bintalsik) selama kurang lebih 21 hari yang akan dilakukan di Bogor, tahap berikutnya pemberian materi dasar basic mecanikal dan pelatihan gerakan dasar alat - alat besar selama kurang lebih 3 bulan, tahap ketiga yaitu pelatihan on job training dimana para siswa menempuh masa pelatihan selama 500 jam.

Indra berharap setelah menjalani pendidikan selama kurang lebih 1 tahun siswa - siswa berkompeten menjadi operator yang handal dan mempunyai etos kerja yang tinggi. Pelepasan siswa basic operator angkatan 17 PT. BUMA ditandai pemakaian rompi dan helm keselamatan  oleh bupati Edi Damansyah, perwakilan manajemen PT. BUMA, dan perwakilan PT. Indonesia Pratama. Dan juga penyerahan cendera mata dari PT. BUMA dan PT. Indonesia Pratama kepada Bupati Kutai Kartanegara, Camat Tabang dan  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Hadir pada acara tersebut kepala Dinas PU M. Yamin, Camat Tabang Daleq, Wakil Ketua DPRD Kukar Guntur, perwakilan OPD terkait, unsur  Muspika Tabang, tokoh masyarakat dan para orang tua Siswa. (medsi01)

Terkait

BERITA Lainnya