BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Maslianawati : Kerajinan Kukar Tembus Pasar Luar Negeri

date_range 24 Juli 2019 | Oleh : Medsi07
Maslianawati : Kerajinan Kukar Tembus Pasar Luar Negeri

FOTO Ketua Dekranasda Kukar Hj Maslianawati Edi Damansyah. (Foto: Irwan)

TENGGARONG -Melimpahnya petensi produk lokal yang dimiliki Kutai Kartanegara (Kukar) terbilang melimpah dan memiliki daya saing yang diperhitungkan tidak hanya skala lokal melainkan ditingkat nasional. Bahkan produk kerajinan asal Kukar tersebut sudah masuk dipasar luar negeri.

“Produk-produk lokal dengan berbagai kerajinan yang diusahakan masyarakat terbilang sangat bagus dan tidak kalah saing, bahkan sudah mampu mengirimkan produk kerajinan ke luar negeri seperti kerajinan pot bunga, lampu hias dan lainnya,” kata Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kukar Hj Maslianawati Edi Damansyah usai meninjau pameran Bursa Inovasi Desa di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Rabu (17/7/2018).

Menurut Maslianawati, melihat geliat berbagai produk potensi lokal desa yang ada di Kukar menjadi semangat untuk terus melakukan kreasi dan terobosan baru dalam menggali potensi yang ada di desa masing-masing sebagai bagian dalam peningkatan ekonmi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Saya melihat geliat usaha, mikro, kecil dan mengengah (UMKM) di Kukar terus berkembang seiring dengan perkembangan global, berbagai kreasi kerajinan pun sudah mulai bayak ditemui di desa-desa. Artinya, ini peluang yang sangat bagus dalam mengembangkan produk lokal dan mampu berbicara tidak hanya ditingkat kabupaten, provinsi bahkan ditingkat nasional pun mendapat respon luar biasa,” uajrnya.

“Ya, Dekranasda Kukar terus mendorong pengembangan produk kerajinan, khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga agar lebih kreatif lagi. Tentu dengan adanya perkumpulan ibu-ibu ini memudahkan dalam pengempokan pengrajin, tidak hanya dari pengolahan sampah daur ulang bernilai ekonomis, melainkan kerajinan ulap doyo yang sudah diperkenalkan hingga luar negeri juga menjadi salah satu pengembangan kedepannya,” katanya.

“Saya juga menyakini semangat kebersamaan ibu-ibu pengrajin yang ada di desa begitu kompak, menampilkan berbagai hasil produksi lokal dengan berbagai jenis kerajinan bernilai ekonomis. Ini juga akan memberikan dampak positif bagi desa, kelurahan, kecamatan dan Kabupaten,” semangat Maslianawati. (Medsi07)

Terkait

BERITA Lainnya