BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Pendapatan BUMDes Margahayu Menguntungkan, Dari Usaha Pengelolaan Air Bersih

date_range 19 Juli 2019 | Oleh : info.Prokom
Pendapatan BUMDes Margahayu Menguntungkan, Dari Usaha Pengelolaan Air Bersih

FOTO Bupati Kukar Edi Damansyah saat mendengarkan penjelasan petugas Water Treatment Plant(WTP).

TENGGARONG -Setelah diresmikan Bupati Kukar Edi Damansyah, Water Treatment Plant(WTP) yang terletak di desa Margahayu kecamatan Loa Kulu, sudah bisa dirasakan mamfaatnya bagi masyarakat desa, saat ini pengelolaan air yang diolah dari WTP Margahayu, dimanajemeni oleh BUMDes Mandiri Sejahtera milik pemdes Margahayu. "Saat ini sudah tersambung 530 Sambungan Rumah(SR) yang ada di empat dusun,"jelas Kades Margahayu, Rusdi, Kamis(18/7) siang diruang kerjanya.

Rusdi menargetkan, SR harus bisa menjangkau 1.000 KK se Margahayu, agar masyarakat mudah menikmati air bersih. Masyakat yang ingin memasang SR air bersih, harus menyiapkan dana sebesar Rp1,5 juta per rumah, setelah terpasang dan airnya mengalir, maka pelanggan dikenakan tarif Rp5.000, per kubiknya, yang harus dibayar ke BUMDes tiap bulannya. "Keuntungan BUMDes saat bisa tembus Rp30 Juta per bulan, dan ini dikelola secara internal oleh BUMDes, belum ada pembagian keuntungan sampai ke pemdes,"ujarnya.

Rusdi merencanakan, jika capaian target SR tembus 1.000 rumah, maka pemdes dan manajemen BUMDes akan memikirkan kembali, unit usaha apa yang akan dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli desa. "Kita punya rencana, akan mengembangkan bisnis Air Minum Dalam Kemasan(AMDK), tapi harus dipersiapkan lebih dulu tata cara pengelolaannya,"pungkasnya.(info.Prokom/Rian)

Terkait

BERITA Lainnya