BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

DLHK Targetkan PAD Rp 1,8 Miliar Lewat "Sikayap"

date_range 22 Mei 2019 | Oleh : Medsi07
DLHK Targetkan PAD Rp 1,8 Miliar Lewat

FOTO Kepala Dinas LHK Kukar Alpian Noor saat mempresentasikan inovasinya dalam ajang Generasi III.

TENGGARONG -Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui Inovasi Akreditasi Laboratorium Untuk Pelayanan dan Pendapatan (Sikayap). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas LHK Kukar Alpian Noor Ajang dalam Gelar Manajemen Perubahan Generasi III, disaksikan Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Sunggono, Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD), serta Tim Reformasi Birokrasi (RB), di Ruang Serbaguna Bappeda, Tenggarong, belum lama ini.

“Adanya Inovasi Sikayap ini akan menambah PAD hingga Rp1,8 Miliar per tahun. Estimasinya perbulan melakukan pengujian dengan biaya Rp600.000,-. PAD pertahun Rp600.000 x 12 x 235 jumlah simple pengujian air limbah dengan pendapatan PAD RP 1,8 Miliar lebih,” katanya. Dijelaskan Alpian Noor, akreditasi laboratorium untuk pelayanan dan pendapatan merupakan salah satu inovasi yang mengacu pada standar yang dipersyaratkan dalam ISO/IEC 17025:2017 tentang sistem manajemen mutu laboratorium dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 06 tahun 2009 tentang Laboratorium Lingkungan.

“Sebelum inovasi, berdasarkan Analisis masalah ditemukan belum terpenuhinya data laboratorium yang terakreditasi dalam melaksanakan Perencanaan, Pemanfaatan, Pengendalian, Pemeliharaan, Pengawasan Dan Penegakan Hukum dalam bidang Lingkungan Hidup di Kukar,” ujarnya.

Adapun tahapan kegiatan dalam proses akreditasi lanjut Alfian Noor, membentuk tim percepatan akreditasi berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala DLHK Kukar No: (660.1/345/sk-Sek.1/DLHK/2019) tanggal 15 Januari 2019. Kemudian dilakukan Pilot Projet oleh KLHK RI, berdasarkan Persetujuan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) KLHK RI sebagai Pilot Project percepatan laboratorium terakreditasi tahun 2019 dengan Nomor: S.76/P3KLL/PLL/Lit.2/2/2019 tanggal 7 Februari 2019.  Kemudian penerapan ISO/IEC 17025:2017 dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium.

“Setelah semua sudah berjalan sesuai standar ISO/IEC 17025:2017, maka UPTD Laboratorium Lingkungan Mendaftar ke Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk akreditasi beberapa parameter diantaranya Fe, Mn, Zn, TSS, pH, COD, BOD, DO, TDS, Suhu dan DHL. Parameter tersebut merupakan parameter dari air limbah kegiatan Pertambangan dan Pabrik Kelapa Sawit,” jelasnya. (Medsi07)

Terkait