BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Bupati Minta Yayasan Gubang Jadwalkan Peserta BSBI Kunjungi Sekolah

date_range 15 Mei 2019 | Oleh : Medsi07
Bupati Minta Yayasan Gubang Jadwalkan Peserta BSBI Kunjungi Sekolah

FOTO Dua belas peserta BSBI 2019 saat berfoto bareng dengan Bupati Kukar Edi Damansyah, Kadis Pariwisata Kukar Sri Wahyuni dan pimpinan Ketua Yayasan Gubang, Ancah di Depan Kantor Bupati Kukar, Tenggarong. (Foto: Irwan)

TENGGARONG -Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meminta kepada Yayasan Gubang, yang keduakalinya ditunjuk sebagai mitra Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dalam Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), untuk menjadwalkan kepada peserta berkunjung ke sekolah-sekolah untuk berbagai pengalaman.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima rombongan silaturahmi 11 peserta negara asing BSBI, di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati, Tenggarong, Senin (13/5/2019). 
“Ya, kita patut berbangga melalui Yayasan Gubang keduakalinya dipercaya sebagai mitra Kemenlu dalam Program BSBI. Saya minta sebagai pengelola program, yayasan gubang menjadwalkan peserta BSBI menjadi guru singkat sebagai penyemangat siswa-siswi di sekolah,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Edi, peserta BSBI tidak hanya sekedar belajar nari saja, melainkan harus mengetahui filosofi dari sebuah gerakan tari itu sendiri. “Kearifan lokal daerah sudah masuk di kurikulum pendidikan. Artinya kehadiran peserta BSBI di sekolah nantinya, dapat memberikan semangat bagi siswa-siswi dalam peningkatan kualitas pendidikan. Jangan sepotong-sepotong berikan yang terbaik sebagai bekal ilmu pengetahuan para peserta BSB, sehingga ketika ia kembali kenegaranya akan banyak bercerita kepada sanak keluarganya dan kembali datang berkunjung ke Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan semua program BSBI di Kukar, Edi juga meminta kepada tim pendamping agar memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah, terkait apa yang harus perlu dibenahi kedepannya sehingga potensi kekayaan seni budaya di Kukar terus dapat dilestarikan dengan baik. “Saya berharap ada dampak positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kukar secara umum. Lakukan evaluasi dan berikan saran dan masukan demi pembangunan yang lebih baik kedepan,” pinta Edi.

Diketahui, sejak 4 Mei lalu, peserta BSBI sudah melewati masa orientasi di Kemenlu. Kemudian mereka akan berada di Kukar sampai awal Agustus mendatang. Setelah itu beberapa hari mereka akan kumpul lagi dengan peserta BSBI lainnya di Banyuwangi untuk menampilkan keahlian seni daerah di tempat lokusnya masing-masing melalui program Indonesia Channel yang jadi puncak acaranya.

Program BSBI sendiri sudah diberikan sejak 2003 hingga 2017 oleh Kemenlu. Untuk 2 tahun terakhir, program beasiswa ini menyasar ke Kukar. Pihak Kemenlu melihat Kukar menjadi tempat yang potensial untuk diperkenalkan kepada generasi muda dari seluruh dunia. Untuk wilayah Kalimantan, Kukar satu-satunya mitra Kemenlu dalam program BSBI. (Medsi07)

Terkait

BERITA Lainnya