BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Senangnya Jadi Pengusaha Budi Daya Ikan Keramba

date_range 13 Mei 2019 | Oleh : info.prokom
Senangnya Jadi Pengusaha Budi Daya Ikan Keramba

FOTO Ribut seorang pengusaha budi daya ikan keramba asal Loa Kulu sudah terbilang sukses menjalankan usahanya.

TENGGARONG -Memiliki usia muda, Ribut seorang pengusaha budi daya ikan keramba asal Loa Kulu sudah terbilang sukses menjalankan usahanya. Dengan puluhan keramba yang dikonsentrasikan untuk budi daya ikan air tawar jenis Nila, dirinya mampu memasok kebutuhan ikan Nila untuk wilayah Kukar, Samarinda dan Balikpapan.

Untuk memasarkan hasil kerambanya Ribut tidak perlu repot karena pembeli langsung mendatanginya. “Kalau untuk Kukar dan Samarinda, tiap hari ikan rutin keluar, yang biasanya pengepul langsung mendatangi keramba saya " ujarnya. Sedangkan untuk kebutuhan Balikpapan ikan tidak keluar tiap hari, melainkan pengepul asal Balikpapan datang tiap dua sampai tiga hari sekali. " Pengepul maksimal membeli sampai 300 Kg ikan " sambungnya menjelaskan saat dijumpai di keramba miliknya yang terletak di desa Sepakat.

Ribut mengakui kerambanya harus terus terisi ikan dan tidak boleh kosong. Untuk urusan bibit Nila sendiri ia tidak ada kesulitan untuk mendapatkannya karena ia bisa langsung membeli pada pembiakan bibit di desa Ponoragan. Di keramba miliknya Ribut memang hanya membudi dayakan jenis Nila saja. "Saya tidak berani budi daya ikan Mas, karena jenis ikan tersebut rawan mati terkena penyakit, pastinya bisa mengalami kerugian usaha" ia menjelaskan.

“ Maksimal panen dalam sebulan mencapai 1,5 ton dengan nilai jual di keramba mencapai Rp 35 Ribu per Kg. Untuk harga ini tidak bisa turun karena menyesuaikan dengan harga pakan ikan yang juga cukup mahal,”paparnya mengakhiri wawancara.(info.prokom.Rian.NH)

Terkait