BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Bupati Resmikan Desa Sehat Kecamatan Anggana

date_range 16 April 2019 | Oleh : Medsi 07
Bupati Resmikan Desa Sehat Kecamatan Anggana

FOTO Bupati Kukar saat menyampaikan sambutan.

TENGGARONG -Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, meresmikan Desa Sehat, pengobatan gratis, program Swadana, Mandiri dan Sinergi (SMS) Desa Sidomulyo, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Centre Kecamatan Anggana, akhir pekan tadi di Halaman Kantor Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana. Acara itu juga dirangkai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan lima Perusahaan, yang di hadiri Camat Anggana Hj Norhairi, Forum Koordinasi Kecamatan, para Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat setempat dan sejumlah undangan lainnya.

Edi Damansyah dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) yang ada di Kukar khususnya yang beroperasi di wilayah Anggana, yang ikut membangun daerah bersama Pemkab Kukar. Diharapkan melalui kegiatan peluncuran desa sehat, bisa ditindak lanjuti stakeholder terkait dalam hal pengelolaannya, dan kemudian menjadi contoh bagi desa lainnya di Kukar dalam rangka meningkatkan pembangunan kesehatan dan pengentasan kemiskinan di Kukar.

Edi mengatakan, kemiskinan merupakan salah satu permasalahan pokok pembangunan Kukar saat ini, Pemkab Kukar telah melakukan langkah-langkah strategis dengan menyusun program pengentasan kemiskinan dalam skema sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. "Satu hal yang menjadi penekanan kita dalam penanggulangan kemiskinan adalah mendorong partisipasi masyarakat secara aktif dalam membangun kepedulian dan kebersamaan antar individu disekitar wilayahnya, sehingga permasalahan kemiskinan menjadi bagian dari masalah kolektif dan diselesaikan secara bersama-sama," ujarnya.

Oleh karenanya, menurut Edi program penanggulangan kemiskinan harus dapat disusun secara terintegrasi dengan melibatkan masyarakat secara aktif, mengingat permasalahan kemiskinan bukan hanya terkait dengan masalah ekonomi, namun juga bagian dari permasalahan sosial dan budaya masyarakat.

Edi juga mengimbau kepada jajaran Dinas Kesehatan untuk menggiatkan kembali revitalisasi Posyandu dan dasa wisma dengan melibatkan peran serta masyarakat, selain untuk penguatan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan fungsi pendampingan dan kualitas pembinaan Posyandu dan kinerja Posyandu agar dapat memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan,dan agar status gizi maupun derajat kesehatan ibu dan anak dapat ditingkatkan, semoga langkah – langkah konkrit yang sudah terbangun dengan baik ditengah – tengah kehidupan sosial masyarakat lebih ditingkatkan lagi.

Edi juga meminta para kader posyandu , Danramil, Kapolsek dan unsur kecamatan / desa agar memperhatikan ibu-ibu hamil di lingkungannya, agar dibawa ke Posyandu atau Puskesmas, untuk memastikan kesehatan ibu hamil terjamin dan terpenuhi gizinya untuk kelangsungan hidup generasi muda mendatang. Pada kesempatan itu, Edi juga meninjau UKM Centre, pengobatan gratis, dan bank sampah. Edi didampingi Wakil Ketua DPRD Kukar Guntur serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah , Kepala Dinas Instansi terkait. ( Medsi 07 ).

Terkait

BERITA Lainnya