BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Bupati Tanam Jagung Hibrida di Muara Jawa

date_range 10 April 2019 | Oleh : medsi05
Bupati Tanam Jagung Hibrida di Muara Jawa

FOTO Bupati Kukar Edi Damansyah (2 kiri) bersama staf ahli kementerian sosial RI Asep Sasa Permana (2 kanan) serta Kadistan Kaltim Ibrahim (kiri). Melakukan tanaman jagung hibrida perdana di lahan kelompok tani Muara Jawa Tengah.

TENGGARONG -Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan tanam perdana jagung hibrida di atas tanah seluas 10 hektar milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Muara Jawa Tengah Kecamatan Muara Jawa. Sabtu (6/4/2019) pagi. 

Turut serta pada penanaman jagung itu Staf Ahli Kementerian Sosial RI Asep Sasa Purnama, Kadis Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Ibrahim, dan Kadis Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno. Kemudian, Camat Muara Jawa Safruddin, Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) Muara Jawa serta Kontak Tani Nelayan  dan Andalan (KTNA) Muara Jawa. Penanaman jagung tersebut dilakukan dengan menggunakan alat tanam (Seed Planter).

Dalam sambutannya Edi Damansyah mengatakan, revolusi jangung di Kukar memiliki tujuan untuk meningkatkan pendapatan dan mensejahterakan petani, mengurangi pengangguran, dan menciptakan lapangan pekerjaan serta mengurangi tingkat kemiskinan di Kukar. 

Tahun ini, lanjut Edi bahwa Kecamatan Muara Jawa ikut andil dalam mewujudkan revolusi jagung hibrida dengan target menanam jagung seluas 1051 hektar. "Para petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sangat optimis untuk dapat mencapai target. Tak hanya itu, dengan adanya dukungan baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, pelaku usah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan program tersebut," kata Edi.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno  berharap Kukar dapat ditetapkan sebagai salah satu pusat pengembangan jagung di Indonesia,  karena didukung dengan potensi lahan kering yang sangat besar.  Termasuk potensi untuk memanfaatkan lahan Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit yang sampai saat ini, masih banyak belum ditanami dan sebagian berpotensi dikategorikan sebagai lahan terlantar. 

Selain itu, lanjut Sutikno  bahwa sebagian lahan pasca tambang batubara dapat dijadikan sebagai lahan produktif pertanian, termasuk untuk pengembangan jagung. "Ini harus mendapatkan dukungan dari semua pihak termasuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kaltim. Dukungan pemerintah provinsi khususnya terkait dengan fasilitas sarana/prasarana, sarana dan produksi (Saprodi), infrastruktur, SDM penyuluh dan termasuk regulasi yang lebih sederhana dalam pemanfaatan potensi lahan tersebut,"harap Sutikno. Untuk diketahui dalam kesempatan itu, Bupati Kukar sebelum melakukan penanaman jagung. Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis Hand Traktor Roda Empat kepada para ketua kelompok tani Muara Jawa. (medsi05)      

Terkait

BERITA Lainnya