BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Sekda Pimpin Apel Pagi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan

date_range 12 Maret 2019 | Oleh : Medsi03
Sekda Pimpin Apel Pagi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan

FOTO Suasana apel pagi yang di pimpin Sekda Kukar Sunggono pada Senin (11/3) di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan Kab. Kukar.

TENGGARONG -Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono memimpin apel pagi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan (DLHK) Kukar, pada Senin (11/3). Pada kesempatan tersebut Sunggono menyerahkan piagam penghargaan kepada 18 sekolah Adiwiyata Kabupaten dan perusahaan yang mendukung program sekolah adiwiyata (Pembina Adiwiyata) pada 16 perusahaan pemilik IUP Tambang dan kontraktor-kontraktornya.

Ia juga menyerahkan piagam penghargaan dari Arsip Nasional RI sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten dengan Kategori Baik dan serah terima mobil Perpus Keliling bantuan dari Pepusnas RI serta menyerahkan penghargaan bank sampah dan peresmian bank sampah sehat. Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim Ismiati juga menyerahkan satu unit sepeda motor dalam rangkaian Gebyar Taat Pajak 2019 kepada Sekda Kukar Sunggono, kemudian diserahkan kembali oleh Sunggono kepada warga yang dinilai taat membayar pajak kendaraan bermotor yaitu Abdul Rahman yang berasal Kecamatan Loa Kulu.

Dalam arahanya, Sekda Kukar Sunggono mengatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman kelestarian lingkungan dalam proses pembangunan harus dilakukan sejak dini. Program Sekolah Adiwiyata harus mampu menanamkan kepedulian warga sekolah khususnya peserta didik dalam menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan sekitar. Sunggono berharap bahwa Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini tidak berhenti ketika sekolah sudah mendapatkan penghargaan, akan tetapi harus menjadi komitmen bagi seluruh warga sekolah untuk mencetak dan melahirkan peserta didik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Program Sekolah Adiwiyata sangat memberikan manfaat besar bagi warga sekolah terutama dalam menciptakan kebersamaan, menghidupkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif, menjadi tempat pembelajaran tentang nilai‐nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar. Sementara itu Kepala DLHK Kukar Alpian Noor mengatakan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan upaya untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup sehingga tercipta sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.

Saat ini dari sekitar 665 sekolah di Kukar, sebanyak 72 sekolah yang berpredikat sekolah Adiwiyata, enam diantaranya merupakan sekolah berpredikat Adiwiyata tingkat Nasional, 18 sekolah predikat Adiwiyata tingkat Provinsi, dan 27 sekolah predikat Adiwiyata tingkat Kabupaten. Di akhir acara, Sunggono beserta rombongan sempat meninjau lokasi bank sampah, peninjauan laboratorium lingkungan dan mobil Perpus Keliling bantuan dari Pepusnas RI. (yuliati-medsi03)*

 

Terkait