BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Kendalikan Barang Kadaluarsa dan Berbahaya, Pemkab Gelar Sidak

date_range 11 Maret 2019 | Oleh : medsi03
Kendalikan Barang Kadaluarsa dan Berbahaya, Pemkab Gelar Sidak

FOTO Suasana sidak obat dan makanan di Kecamatan Anggana.

TENGGARONG -Untuk mengendalikan peredaran, penjualan, dan pengawasan makanan kadaluarsa dan barang mengandung bahan berbahaya, Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah toko di Kecamatan Anggana, Rabu (6/3) di Kecamatan Anggana. Pada sidak tersebut Bagian Perekonomian Setkab Kukar bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, Polres Kukar, serta instansi terkait.

Kepala Bidang Penindakan BPOM Siti Chalimatus Sakdiyah mengatakan, bahwa dalam rangka pengawasan secara maksimal terhadap obat dan makanan yang dilarang, seperti barang kadaluarsa atau pun barang yang tidak ada izin edarnya diperlukan sinergisitas berbagai pihak untuk menindaklanjutinya. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergisitas pusat dan daerah, kita turun bersama dalam rangka pengawasan obat dan makanan yang beredar diwilayah kita,” katanya.

Menurutnya, pengawasan yang bersifat penting seperti ini harus sering dilakukan agar masyarakat telindungi dari produk-produk berbahaya. Dari beberapa tempat yang didatangi masih ada beberapa yang masih tidak teliti untuk mengecek masa kadaluarsa barang dan juga masih ditemukan produk yang dilarang, seperti produk kosmetik tanpa izin edar yang membahayakan dan juga obat tradisional yang registrasinya palsu.

Menurutnya, secara umum pemahaman masyarakat sudah jauh lebih baik selain itu penjual juga sudah lebih paham mana produk yang dapat di jual dan tidak dijual. “Ya kalo penjual memang orentasinya pada keuntungan, untuk itu kita harus pintar-pintar mengedukasi penjual untuk bagaimana lebih teliti pada produk yang dijualnya,” katanya.

Ia juga meminta kepada para konsumen untuk berhati-hati saat berbelanja lihat tanggal kemasan dan juga fisik kemasan. Selain itu Siti Chalimatus Sakdiyah juga menghimbau kepada para penjual agar memperhatikan barang yang dijualnya jangan sampai barang yang sudah kadaluarsa dan barang berbentuk kaleng yang penyok masih dipajang di etalase.

Siti Chalimatus Sakdiyah juga berharap bagi masyarakat secara umum agar sama-sama teliti terhadap produk yang ada dalam jangkauan. Konsumen harus teliti dengan barang yang akan dibeli baik teliti akan izin edar, kemasan, label dan masa kadaluarsanya. Untuk Distributor dan produsen tuntutanya lebih besar dan harus lebih teliti karena setiap produk yang diedarkan harus mengikuti undang-undang diwilayah produk tersebut diedarkan (Yuliati-medsi03)

Terkait

BERITA Lainnya