BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Tingkatkan Pengetahuan Guru, Disdikbud Gelar Seminar dan Bimtek

date_range 04 Maret 2019 | Oleh : medsi09
Tingkatkan Pengetahuan Guru, Disdikbud Gelar Seminar dan Bimtek

FOTO Seminar; suasana pembukaan seminar nasional dan Bimtek. (prokom)

TENGGARONG -Guna meningkatkan pengetahuan guru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara menggelar Seminar Nasional dan bimbingan teknis (Bimtek) Penulisan Soal untuk guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang digelar pada 2 sampai 3 Maret 2019, di aula Disdik Kukar, Tenggarong. Ketua Panitia kegiatan itu Yunus, mengatakan guru adalah sosok inspirasi yang bisa mengubah perdaban dunia. Sehingga hal tersebut sebagai dasar kegiatan tersebut. Menuruntnya sejarah telah membuktikan negara negara maju tergantung dari peranan guru di negara tersebut.
 
"Untuk itu kami di Kukar, lewat musyawarah guru 10 mata pelajaran berusaha dalam dua hari ini meningkatkan kompetensi diri, meningkatkan kemampuan dalam rangka menyiapkan  generasi, untuk menghadapi bonus demografi Indonesia 2030," ujarnya. Dikatakannya, kegiatan tersebut tak hanya diikuti guru SMP di Kukar, tapi juga diikuti guru-guru dari Balikpapan, Samarinda, Kutai Barat, Mahakam Ulu, serta dari Nunukan dan Tarakan, seluruhnya berjumlah 300 orang. Sedangkan narasumber dari Kemendikbud, Kepala lembaga penjaminan Mutu Kaltim, serta Ketua Umum Forum Guru Indonesia. Acara itu juga dihadiri Wagub Kaltim Hadi Mulyadi.
 
Sementara, Kadisdikbud Kukar Hifsi G Fachrannas membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah membuka acara itu menyampaikan Pemkab memiliki tekad yang kuat terhadap pembangunan sumberdaya manusia berdaya saing tinggi, yang tertuang dalam salah satu misi pembangunan RPJMD Kukar tahun 2016-2021, yaitu pada misi ke dua meningkatkan SDM berkompeten yang memiliki makna pembangunan karakter kuat menuju era persaingan globalisasi dengan arah kebijakan kualitas peningkatan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME. Terkait hal tersebut, berdasarkan data penelitian daerah yang dikeluarkan oleh Kemendikbud, Pemkab Kukar telah mengalokasikan dana 20 persen lebih dari total APBD (neraca APBD 2018). "Ini merupakan komitmen Pemkab Kukar dalam menyelenggarakan pendidikan lebih baik," ujarnya.
 
Dikatakannya, poin penting pendidikan adalah kompetensi guru,  maka masih banyak permasalahan yang perlu diselesaikan secara bersama, terutama dari aspek mutu pendidikan, salah satunya dengan memperluas ruang gerak guru dalam meningkatkan kapabilitas dalam skema terencana dan gradual. Selain dengan hal tersebut, tantangan serta peluang yang harus disikapi dengan baik adalah memperkuat pemahaman terhadap industri generasi ke 4 dalam peradaban dunia saat ini, dimana industri 4.0 dalam kehidupan sosia serta ekonomi dengan mengoptimalkan informasi dan teknologi sebagai alat bantu dalam mendorong kreatifitas dan inovasi, dalam pencapaian kinerja yang lebih baik atau yang diekanl dengan era digitalisasi.
 
Oleh karenanya, disampaikan Hifsi keberadaan era digital pada akhirnya adalah pelipatgandaan kecepatan dalam tujuan terstruktur dan sistematis. Mengingat guru adalah sumber inspirasi, maka perubahan paradigma proses belajar mengajar harus diketahui para guru secara terus menerus dan perlu dikembangan. Untuk itu, Bupati menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya stertegis mendorong guru untuk dapat membuka diri terhadap hal-hal baru dalam menunjang tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik lebih terbuka, moderen dan berintegritas tinggi. "Maka saya berpesan kepada setiap guru di Kukar untuk senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kapasitas, dan kompetensi, memahami teknologi informasi secara baik dan membangun jaringan sesama pengajar dalam menjaga informasi aktual dan berpengalaman lebih luas," demikian pesannya. (medsi09)

Terkait