BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Kukar Raih Predikat B LHE AKIP

date_range 11 Februari 2019 | Oleh : medsi01/emge99
Kukar Raih Predikat B LHE AKIP

FOTO Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menerima penghargaan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( LHE AKIP) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin.

BANJARMASIN -Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah didampingi Asisten I bidang pemerintahan dan Hukum Hairil Anwar, Kepala Inspektorat Irfan Pradana, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Wiyono menghadiri penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Pemerintah (LHE Akip) kepada pemerintah daerah wilayah II di Banjarmasin, Rabu (6/2) lalu.
 
Wilayah II meliputi 11 Provinsi dan 150 kabupaten/kota se Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT serta DKI Jakarta. Hasil LHE AKIP diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin didampingi Deputi Bidang RB Kunwas M Yusuf Ateh. Pemkab Kutai Kartanegara pada saat itu meraih predikat B LHE AKIP.
 
Menteri Syafruddin mengatakan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dikelompokkan dalam wilayah II telah berhasil menghemat Rp. 22,3 Trilyun, dan secara nasional SAKIP tahun 2018 telah berhasil menghemat pemborosan anggaran sebesar Rp. 65,1 trilyun.
 
Selain memberikan LHE AKIP, kementerian PANRB juga memberikan apresiasi atas upaya dan perjuangan seluruh Gubernur, Bupati, Walikota yang telah berhasil menerapkan SAKIP dan berhasil mewujudkan tingkat efisiensi dalam penggunaan anggaran demi mencapai sasaran yang telah ditetapkan bagi kesejahteraan masyarakat.
 
Sementara itu Plt Bupati Edi Damansyah melalui kepala Bappeda Wiyono mengatakan selama 2 tahun ini pemkab Kutai Kartanegara telah meraih predikat B LHE AKIP. Predikat B  tersebut diraih bersama 5 kabupaten / kota se Kaltim, yaitu : Berau, Samarinda, Kutai Timur, Bontang dan  Balikpapan. “Target kami seharusnya tahun 2018 ini, predikat Kukar  naik menjadi BB, karena sudah 2 tahun berturut – turut dapat B, harapan kita kedepan dapat predikat A” ujar Wiyono. Wiyono mengakui adanya beberapa faktor yang membuat predikat LHE AKIP tidak naik, kemungkinan  salah satunya belum terintegrasinya antara Bappeda dengan BPKAD. (medsi01/emge99)

Terkait

BERITA Lainnya