BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Sektor Pertanian Modern Motivasi Generasi Pemuda Untuk Bertani Mandiri

date_range 17 Januari 2019 | Oleh : medsi03
Sektor Pertanian Modern  Motivasi Generasi Pemuda Untuk Bertani Mandiri

FOTO Suasana Pelatihan ekonomi Mandiri tahap II dan Jambore Pemuda Tani Se- Kalimantan.

TENGGARONG - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara H Sukhrawardy membuka Pelatihan ekonomi Mandiri tahap II dan Jambore Pemuda Tani Se- Kalimantan pada Rabu (16/1) di Darmaga Desa Kutai Lama Kecamatan Anggana. Dalam arahannya Sukrawardy mengatakan, pembangunan pertanian merupakan bagian yang sangat penting dan strategis bagi negara Indonesia yang merupakan negara agraris termasuk di Kukar.
 
Sektor pertanian dan pariwisata merupakan salah satu kebijakan Strategis dalam Rencana  pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kukar 2016-2021 khususnya dalam Rangka Transpormasi Struktur ekonomi dari Sumber Daya Alam yang tidak terbarukan kepada  Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui seperti sektor Pertanian dalam arti luas dan pariwisata.
 
Sukhrawardy mengatakan salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan pertanian adalah sumber daya manusia khususnya Petani sebagai pelaku usaha pertanian. Dia juga menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi penurunan Rumah tangga petani (RTP)  baik secara nasional termasuk Kaltim dan Kukar.
 
Untuk wilayah Kaltim sendiri terjadi penurunan sebesar 22.328(11,01%) sedangkan untuk wilayah Kukar terjadi penurunan  sebesar 4.165 RTP( penurunan RTP 13,63% untuk sub sektor Pangan dan 33,34%untuk Holtikultura). "Jika Kondisi ini terus berlangsung, maka kedepanya akan banyak lahan-lahan pertanian produktif yang akan terlantar dan produksi pangan akan menurun sehingga nantinya akan kembali tergantung pada impor luar negri," ujarnya. 
 
Untuk itu, menurutnya perlu perhatian dari semua pihak sehingga dapat mendorong dan memotivasi Generasi muda untuk terjun dan bekerja dalam dunia pertanian. “Petani tak selalu kotor maka Jadilah petani berdasi dengan menguasai strategi dan teknologi,” katanya. Dunia Pertanian akan lebih menarik bila terjadi moderinisasi pertanian dengan penggunaan teknologi  baik berupa  teknik, alat  maupun komunikasi. “Mau tak mau, suka tak suka para pemuda tani harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan dan kebutuhan kompetensi di bidang pertanian,” tegasnya.
 
Revolusi industri mendorong sistem otomatisasi  didalam semua proses aktivitas termasuk teknologi Internet yang semakin masif  menghubungkan jutaan manusia  diseluruh dunia  dan menjadi basis bagi perdagangan  dan transportasi secara online termasuk bidang pertanian. Diakhir ia berpesan kepada para pemuda tani untuk  semangat dan bekerja secara nyata mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan  sesuai dengan visi misi Gerbang raja karena pemuda merupakan pendobrak dan penggerak perubahan.(yuliati- medsi03)*
 

 

Terkait

BERITA Lainnya