BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Beluluh Dilakukan Sebelum Putra Mahkota Dinobatkan

date_range 16 Desember 2018 | Oleh : Medsi03
Beluluh Dilakukan Sebelum Putra Mahkota Dinobatkan

FOTO Prosesi Beluluh Sultan

TENGGARONG – Sebelum Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura  Aji Pangeran Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat dinobatkan sebagai Sultan Kutai XXI,  dilakukan ritual Beluluh yang dilaksanakan di Kedaton, Tenggarong, Jumat (14/12/2018) pagi.
 
Menteri Pelestarian Tata Nilai Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAPK Poeger, mengatakan ritual Beluluh  HAP Adi Pangeran Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat,  diartikan  untuk mengucapkan doa dan memohon kepada yang maha kuasa guna membersikan diri dari unsur – unsur jahat, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang dipimpin seorang belian. Ritual beluluh ini dilakukan sebelum Penabalan Putra Mahkota sebagai Sultan Kutai.
 
Usai ritual Beluluh,  pihak Kesultanan dan kerabat menantikan kedatangan benda–benda pusaka warisan Kesultanan Kutai Kartanegara yang terdiri dari Pedang dan Ketopong emas yang didatangkan dari Museum Nasional Jakarta. Setelah benda pusaka tersebut tiba,  selanjutkan dilakukan prosesi tempong tawar oleh Putera Mahkota. Ketopong dan Pedang emas tersebut akan dipakai Putra Mahkota untuk penabalan sebagai Sultan Kutai.  
Beluluh dihadiri Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar H Salehuddin, Kadis Pariwisata Sri Wahyuni, kerabat kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (Medsi03)

 

BERITA Lainnya