BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

Gubernur Raih Penghargaan Tokoh Peduli Kesehatan

date_range 08 Desember 2014 | Oleh : (jay/sul/hmsprov)
Gubernur Raih Penghargaan Tokoh Peduli Kesehatan

FOTO Foto: GUBERNUR PEDULI. Ketua IDI Wilayah Kaltim dr Arie Ibrahim saat menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sebagai Tokoh Peduli Investasi SDM Kesehatan, pada saat malam penganugerahan citra abdi kesehatan Kaltim 2014 yang dilaksanakan Dewan Kesehatan Kaltim di Pendopo Lamin Etam (syaiful anwar/humasprov kaltim)

Penganugerahan Citra Abdi Kesehatan Kaltim 2014

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak didaulat dan menerima penghargaan sebagai tokoh peduli investasi SDM kesehatan di Kaltim oleh Dewan Kesehatan Kaltim. Penghargaan diberikan kepada Gubernur Awang Faroek Ishak karena dianggap sebagai sosok kepala daerah dengan berbagai terobosan dan kebijakan di bidang kesehatan antara lain memprogramkan Puskesmas 24 Jam dan Rumah Sakit Pratama, IPM semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Bahkan 2014 IPM Kaltim mencapai 77,10 persen dan tak kalah pentingnya lagi adalah komitmen Pemprov Kaltim selama kepemimpin Gubernur Awang Faroek Ishak dalam mengalokasikan anggaran kesehatan mencapai 10 persen dari APBD dan ini pula yang membawa Kaltim mendapat penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada terkait dengan kesehatan oleh Menteri Kesehatan.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengatakan penghargaan yang diberikan kepada Gubernur Awang Faroek Ishak oleh Dewan Kesehatan Kaltim merupakan hal yang wajar dan sangat pantas. Melihat komitmen gubernur dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah ini sangat tinggi.

“Saya ucapkan selamat kepada Bapak Gubernur Awang Faroek Ishak atas penghargaan ini. Namun yang tak kalah penting adalah bagaimana komitmen yang dilakukan gubernur dapat dilaksanakan masing-masing pusat layanan kesehatan di daerah maupun pemerintah kabupaten/kota untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Mukmin Faisyal usai penganugerahan Citra Abdi Kesehatan Kaltim 2014 di Pendopol Lamin Etam, Kamis malam (4/12).

Selain gubernur, penghargaan juga diberikan kepada dr Audry Montong Supit Rumpitan dari Puskesmas Tiong Ohang Long Apari Mahakam Ulu selaku pengabdi tenaga kesehatan di daerah terpencil. Kemudian Hj Adji Djuwita Kirana selaku tokoh masyarakat ahli bidang kesehatan, PT KPC Sengata selaku perusahaan peduli kesehatan.

Kemudian Walikota Bontang H Adi Darma selaku Kepala Daerah peduli pembiayaan kesehatan, Bupati Paser H Ridwan Suwidi selaku Kepala Daerah peduli SDM tenaga kesehatan, Walikota Balikpapan H Rizal Efendi selaku Kepala Daerah Capaian MDGs kesehatan terbaik, PKBI Kaltim selaku LSM peduli kesehatan, dr Aryono Wardiman selaku tokoh profesi kesehatan pengabdi sejati, H Anang Hanafiah selaku tokoh kesehatan perintis pendidikan tenaga kesehatan dan dr. Emil Bachtiar Moerad Sp P selaku dokter sepesialis pengabdi.

”Diharapkan yang meraih penghargaan dapat menjadi contoh teladan dan akan dapat memicu semangat serta pengabdian kita semua dalam meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan untuk kesejahteraan, kemajuan dan kejayaan masyarakat Kaltim,” jelasnya.

Pemprov Kaltim dengan visi Kaltim Maju 2018 terus berupaya dan melanjutkan peningkatan kualitas SDM, kesehatan dan kesejahteraan rakyat, sekaligus sebagai salah satu prioritas pembangunan.

 Kesehatan merupakan salah satu urusan wajib di mana daerah berkewajiban meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mewujudkan keadilan dan pemerataan, menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak serta mengembangkan sistem jaminan sosial. 

”Jadi, untuk mencapai hal tersebut perlu suatu sistem kesehatan yang tertata baik dan sesuai prinsip tata pemerintahan yang amanah dengan melibatkan banyak pihak, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, organisasi profesi, maupun masyarakat,” jelasnya.

Sehubungan dengan itu, Pemprov Kaltim memandang penghargaan ini sudah menggambarkan bagaimana stakeholder terkait bidang kesehatan, baik perseorangan ataupun kelembagaan, dapat bekerja, saling dukung secara sinergis meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan memajukan pembangunan di Kaltim.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Rini Retno Sukesi mengatakan pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-50 dan HUT Provinsi Kaltim ke-58 tahun 2015.

”Para tokoh yang meraih penghargaan tersebut telah dinilai berdasarkan pengabdian dan kinerja serta komitmen selama mereka mengabdi di masyarakat maupun di daerah. Semoga apa yang telah mereka berikan dapat memberikan motivasi bagi pelaku kesehatan di daerah ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih baik lagi,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

Terkait