Kementerian DPDTT Gelar Uji Publik Penguatan Pembangunan Desa

Penulis: Admin
Kementerian DPDTT Gelar Uji Publik Penguatan Pembangunan Desa

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) menggelar Rapat Uji Publik Desa Perduli Penghidupan Berkelanjutan bersama masyarakat hari ini, Kamis (18/11/21) bertempat di Hotel Grand Fatma Tenggarong.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten 1 / Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Pemerintahan Desa (PMD) Akhmad Taufik Hidayat dan diikuti Kepala Desa, Seketaris Desa, Kader PMD, Pengelola Karang Taruna, dan pelaku usaha di Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu hadir juga Koordinator Pengelola SDA,Lingkungan dan Kebencanaan dari Kementerian Desa Tertinggal Anas Tutik Wiryaningsih, Kadis Kelautan dan Perikanan Kukar, Kabid Usaha dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Ananias, Tim Fasilitator Koordinasi TA P3MD. Kukar Ali Muchsin Ashari. Tampil sebagai moderator dalam Uji Publik tersebut Kepala Bidang Pendayagunaan Sarpas dari Dinas PMD Kukar.

Koordinator Pengelola SDA Lingkungan dan Kebencanaan Dirjen Kementrian Desa Anas Tutik Wiryaningsih dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan rapat uji publik ini sebagai upaya penguatan untuk mempercepat pembangunan desa yang mandiri dan sejahtera.

Disampaikannya bahwa Pemerintah Pusat terus mengawal dan menfasilitasi pengembangangan pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara ekonomi maupun SDM.

Plt. Kepala Dinas PMD Kukar Akhmad Taufik Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa desa adalah sumber produksi yang harus bisa dinikmati dan digunakan untuk warga desa. Hal ini jelas memerlukan kerja keras semua pihak untuk memetakan potensi dan aset yang dimiliki agar bisa dioptimalkan sebagai sumber penghidupan bagi warga desa. Oleh karena itu aset yang ada di desa harus dimaksimalkan agar bisa menjadi alternatif sumber penghidupan bagi warga desa dan dapat memberi tambahan pendapatan ke Pemerintah Desa.

Plt. Kepala Dinas PMD Kukar Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan hal utama yang penting dilakukan adalah menyamakan persepsi dan komitmen untuk bersama-sama antara warga dan pemerintah desa. Tanpanya maka tidak mungkin aset dan potensi desa bisa di optimalkan. Untuk bisa optimal, maka kesadaran tentang desa sebagai sumber penghidupan harus terus digaungkan. Selain itu perlu ada pembukaan akses terhadap sektor ekonomi baru di pedesaan selain pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi kemiskinan.

Berita Lainnya