Bupati Kukar: Sisa 14 Desa Di Kukar Yang Belum Teraliri Listrik 24 Jam

Penulis: Admin
Bupati Kukar: Sisa 14 Desa Di Kukar Yang Belum Teraliri Listrik 24 Jam

Di Kabupaten Kutai Kartanegara saat ini masih ada 14 Desa yang belum menikmati listrik secara memadai. Hal ini disampaikan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat melakukan peninjauan listrik 24 jam di Desa Tubuhan, Kecamatan Kenohan. Dalam event terebut Bupati Kukar didampingi Kadis ESDM Slamet Raharjo, Kadis Dinas Sosial Hamli, Kalak BPBD Marsidik, dan Sekdes Tubuhan Andi Abdullah pada hari Sabtu (23/10/21).

Bupati Kukar menyampaikan harapannya, kedepan Pemkab Kukar melalui program Terang Kampungku yang masuk dalam visi misi Kukar Idaman, akan mendorong pemerataan jaringan dan supply listrik agar masyarakat bisa menikmati listrik 24 jam.

"Untuk program Terang Kampungku di Kukar hanya tinggal 14 Desa lagi, dan listriknya sudah ada melalui tenaga diesel. Ada Desa yang mengusulkan peningkatan kapasitas daya, namun ada beberapa desa yang mengusulkan tenaga surya karena lebih irit pembiayaan operasionalnya. Nanti kita sesuaikan dengan situasi kondisi yang ada di masing-masing desa, " ungkap Edi Damansyah.

Disampaikan Bupati Kukar bahwa selama ini 14 desa tersebut hanya bisa menikmati listrik di malam hari saja dengan durasi 12 jam. Desa-desa tersebut selama ini disupply dari pembangkit listrik desa yang selama ini dikelola oleh PLN dan jaringan PLN yang bekerjasama dengan PT Rea Kaltim dengan sumber dari pengelolaan limbah sawit.
"Sebetulnya penyediaan energinya disampaikan kepada kami melalui PLN itu mencukupi. Tapi karena ada dorongan untuk kerjasama Pemkab Kukar dengan PLN, desa-desa yang tadinya hanya menikmati listrik 12 jam saja akan dapat meningkat menjadi 24 jam, " paparnya.

"Itu yang saya cek langsung dilapangan dan alhamdulillah ini sudah berjalan. Dampaknya cukup besar, seperti warung-warung ibu-ibu yang jualan selama ini kesulitan cari es batu, sekarang mereka dapat memproduksi sendiri,” terangnya.

Bupati Edi Damansyah juga menyampaikan bahwa ada beberapa desa yang masuk kategori remote area dimana fasilitas PLN tidak masuk. “Ini kita tuntaskan kedepannya dengan pola pembangunan listrik tenaga surya komunal seperti yang kita lakukan di Muara Enggelam. Ini sudah satu kita lakukan di kawasan Sungai Banjaran di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana," tuturnya.

Ia menambahkan, ada beberapa Desa dari 14 Desa tersebut sudah siap perencanaannya. “Hal ini akan kita dorong, semoga dalam RPJMD kita dalam Program Terang Kampungku dan Air Bersih Desa bisa kita tuntaskan seluruhnya, karena ini layanan dasar yang menjadi hak masyarakat yang harus kita penuhi dengan baik.

Sekdes Tubuhan Andi Abdullah menyampaikan ucapan terima kasih dari masyarakat Desa Tubuhan kepada Bupati Kukar dan rombongan yang telah bersedia datang, berdialog langung dengan masyarakat dan melakukan pengecekan di lokasi. Sekdes Desa Tubuhan menyampaikan belum adanya jaringan telekomunikasi di desa mereka.

Menanggapi hal tersebut Bupati Edi Damansyah mengatakan bahwa Pemkab Kukar akan terus mengusahakan agar jaringan telekomunikasi di desa dapat cepat terwujud. “Kalau itu wewenang Pemkab untuk membangun tower, saya ingin besok tower bisa dibangun di sini, namun sayang, itu bukan wewenang Pemkab,” jelas Bupati.

Bupati Edi Damansyah mengungkapkan tekadnya untuk dapat membuat warga Kukar bisa tersenyum bahagia untuk dapat merasakan fasilitas dasar yang belum pernah mereka rasakan selama ini.

Berita Lainnya