PENINJAUAN LAPANGAN KEGIATAN SMART CITY KUKAR 2021

Penulis: Admin
PENINJAUAN LAPANGAN KEGIATAN SMART CITY KUKAR 2021

Dalam rangka terwujudnya Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, Kemenko Bidan Perekonomian, Kementerian keuangan, Kementerian PAN dan RB serta Kompas Gramedia menyelenggarakan Program Gerakan Menuju 100 Kab/Kota Smartcity pada periode 2017-2019. Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri telah masuk dalam program tersebut sejak tahun 2017.
Untuk melihat bagaimana program ini berjalan, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan Peninjauan Lapangan untuk melakukan evaluasi serta pembimbingan terhadap perkembangan hasil yang telah dicapai.
Berbeda dari tahun lalu, Tinjauan Lapangan tahun ini dilaksanakan secara daring dikarenakan adanya pandemi Covid 19. Dalam Tinjauan lapangan secara daring yang dilaksanakan selama 2 hari (3 – 4 Juni 2021), Bapak Barry Simorangkir selaku pembimbing Smartcity dari Kementerian Kominfo juga menyampaikan paparan Sosialisasi Manajemen Resiko, self assessment smartcity serta pembahasan kuisioner Kesiapan Pemerintah Daerah untuk memenuhi SNI 37122:2019. Ada 6 Dimensi yang ditinjau kali ini, Smart Government dengan layanan aplikasi Idaman RT dari Disdukcapil, Smart Living dengan layanan Simpel BPJS dari RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja, Smart Branding dengan Kukar Asia Wonders dari Dinas Pariwisata, Smart Economy dengan UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM, Smart Environment dengan Bank Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan yang terakhir Smart Society dengan Kelompok Informasi Masyarakat dari Dinas Komunikasi dan Informatika. Dari masing masing Dimensi, OPD terkait menghadirkan 5 orang responden yang akan diwawancara, dalam wawancara tersebut responden diminta menyampaikan saran masukan terhadap inovasi yang dilakukan oleh OPD terkait. Dari 30 responden yang diwawancara sebagian besar baru mengenal istilah SMARTCITY, “sepertinya Dinas Komunikasi dan Infomatika masih memiliki PR besar untuk dapat mensosialisasikan Program Smartcity ini kepada masyarakat”, terang Barry.

Berita Lainnya