Kementerian PAN-RB Apresiasi Penanganan SP4N-LAPOR! Pemkab Kukar

Penulis: Admin
Kementerian PAN-RB Apresiasi Penanganan SP4N-LAPOR! Pemkab Kukar

Pengelolaan aduan publik melalui aplikasi SP4N LAPOR! oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat apresiasi pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). 

Dari 21 aduan kepada Pemkab Kukar yang masuk SP4N LAPOR! sepanjang tahun 2020, sebanyak 19 laporan masyarakat atau 90% aduan telah berhasil ditindaklanjuti dan dinyatakan selesai. Sedangkan aduan masyarakat tahun 2020 yang masih belum ditindaklanjuti kini tinggal berjumlah 2 laporan.

"Terima kasih atas kerja kerasnya. Kami memberikan apresiasi kepada Kutai Kartanegara yang telah menyelesaikan laporan masyarakat hingga 90%," ujar Analis Pengaduan Masyarakat Kementerian PAN-RB Alfian Afan Ghafar pada kegiatan Pendampingan Pengelolaan Pengaduan SP4N-LAPOR! Kabupaten/Kota se-Kaltim yang berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis (15/04/2021) pagi.

Dalam kegiatan yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur itu, Pemkab Kukar diwakili Kabid Pengelolaan Informasi Publik (PLIP) Diskominfo Kukar H. Adji Mohd. Decki Ismail dan M. Agri Winata selaku Admin Utama SP4N-LAPOR! Pemkab Kukar.

Kabid PLIP H.A.M. Decki Ismail menuturkan, akun SP4N-LAPOR! Pemkab Kukar sebelumnya dikelola oleh Inspektorat Daerah sejak tahun 2019. Kemudian per 24 Februari 2021, pengelolaan SP4N-LAPOR! Pemkab Kukar diserahkan kepada Diskominfo Kukar.

"Setelah serah terima, secara perlahan kami coba memproses seluruh aduan yang masuk sejak tahun 2017. Apalagi setelah ada 'surat cinta' atau edaran dari Kementerian PAN-RB yang meminta agar aduan tahun 2020 bisa diselesaikan sebelum 31 Maret 2021, tim kami pun langsung tancap gas untuk memproses laporan masyarakat. Hasilnya tinggal 2 laporan yang belum ditindaklanjuti, kemudian 1 laporan sudah diproses, dan 18 laporan dinyatakan telah selesai," katanya.

Sementara dikatakan Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, pengelolaan SP4N-LAPOR! yang terintegrasi dari Pemerintah Pusat hingga Daerah menjadikan SP4N-LAPOR! sebuah kanal pengaduan yang efektif, sehingga dapat memberikan penyelesaian bagi permasalahan yang ada di masyarakat.

"Pengelolaan SP4N-LAPOR! bertujuan untuk menjamin terselenggaranya pemerintahan yang terbuka dengan adanya transparansi, dimana pemerintah dapat mengelola dan melayani aduan masyarakat secara baik, efektif dan efisien," terangnya.

Menurut Faisal, dari 10 Kabupaten/Kota di Kaltim, baru 8 Kabupaten/Kota yang terhubung. Sedangkan 2 Kabupaten lainnya yakni Kutai Timur dan Mahakam Ulu masih belum terhubung dengan SP4N-LAPOR. "Kepada 8 Kabupaten/Kota yang telah terhubung melalui SP4N-LAPOR!, saya harap dapat terus meningkatkan kinerjanya. Dalam SP4N-LAPOR!, tindak lanjut laporan harus dilakukan dengan cermat, cepat dan tidak melewati jangka waktu maksimal," pungkasnya. 

Sekedar informasi, SP4N-LAPOR! yang merupakan kepanjangan dari Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat adalah layanan penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat Indonesia yang dikembangkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kantor Staf Presiden (KSP) dan Ombudsman RI.

Pengaduan ataupun aspirasi dari masyarakat kini bisa disampaikan dengan mudah melalui beberapa kanal pengaduan yang disiapkan yaitu melalui website www.lapor.go.id, atau SMS 1708 (Telkomsel, Indosat, Three), Twitter @lapor1708 serta aplikasi mobile (Android dan iOS). 

Kegiatan Pendampingan Pengelolaan Pengaduan SP4N-LAPOR! Kabupaten/Kota se-Kaltim diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Kaltim dengan Pemkab/Pemkot se-Kaltim dalam penerapan pengelolaan SP4N-LAPOR! guna meningkatkan pelayanan masyarakat dan pembangunan di Kaltim.

Berita Lainnya