Surat Edaran Bupati Kukar No.B-3410/DINKES/065.11/12/2020.Tentang Penutupan ,Pembatasan Aktifitas Libur Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Admin
Surat Edaran Bupati Kukar No.B-3410/DINKES/065.11/12/2020.Tentang Penutupan ,Pembatasan Aktifitas Libur Natal dan Tahun Baru.

Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor B-3410/DINKES/065.11/12/2020. Tahun 2020 tentang Penutupan,pembatasan aktifitas dan penegakan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dalam libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Kutai Kartanegara.Rabu(23/12/2020)

Surat edaran ini diterbitkan dalam rangka mengendalikan mobilitas serta kegiatan masyarakat, sekaligus langkah antisipasi munculnya klaster liburan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal serta Tahun Baru 2021.

Menurutnya ini merupakan langkah antisipasi ekstra dari Pemkab Kukar menghadapi musim liburan yang berpotensi terjadinya paparan virus Covid-19. Edi menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar memperbolehkan tempat wisata dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru.Hanya saja, pengelola harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.Wisata diperbolehkan tapi dengan aturan main tersendiri. Misalnya pembatasan aktifitas dibatasi jam operasionalnya sampai dengan pukul 17.00 Wita,tidak diperbolehkan nginap/berkemah dilokasi wisata dan jumlah pengunjung maksimal 30%.

Pembatasan aktifitas dan pembatasan sosial pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 tanggal 24,25,26,27, dan31 Desember tahun 2020.Serta Tanggal 1,2, dan 3 Januari tahun 2021.Bagi: A. Pasar Rakyat/pasar malam mulai operasional, pagi pukul 06.30 s/d 09.00. dan sore hari pukul 16.30 s/d 21.00 wita. B. Restoran/Rumah makan dan lain lain dibatasi sampai dengan pukul 22.00 wita.
C. Pembatan pengunjung maksimal 30% dari kapasitas ruangan/tempat duduk
D. Mengutamakan tidak makan atau minum ditempat dan dianjurkan dibawa pulang.
E. Dilarang mengadakan kegiatan perayaan dalam bentuk apapun dalam rangka libur natal dan tahun baru 2021 seperti live music,kembang api,atau hiburan lainnya.

Dalam surat edaran itu, masyarakat diimbau tidak menyelenggarakan perayaan malam tahun baru yang dapat menimbulkan kerumunan orang.Pelanggaran terhadap pembatasan kegiatan tersebut bakal dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Edi Damansyah kembali mengingatkan dan menegaskan kembali kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kukar,untuk secara konsisten melaksanakan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan dan penanganan covid-19 serta melakukan perubahan prilaku sebagai kepedulian terhadap diri sendiri,keluarga maupun orang lain berupa memakai masker ,mencuci tangan,menjaga jarak,dan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Diharapkan melalui surat edaran bupati ini, hal yang tidak kita inginkan (lonjakan kasus) tidak terjadi. Kami mengimbau agar mayarakat Kabupaten Kukar tetap memprioritaskan berada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali untuk kegiatan yang mendasar atau mendesak, sehingga kita bersama akan membawa kita ke fase selanjutnya yakni masyarakat yang aman sehat dan produktif,” pungkas Edi.

(tim-pkp)

Berita Lainnya