BAHTERAMSYAH: KIM DIHARAPKAN MAMPU MENYARING SEBELUM SHARING INFORMASI.

KIM DIHARAPKAN MAMPU MENYARING SEBELUM SHARING INFORMASI.
Penulis: Admin
BAHTERAMSYAH: KIM DIHARAPKAN MAMPU MENYARING SEBELUM SHARING INFORMASI.

KIM DIHARAPKAN MAMPU MENYARING SEBELUM SHARING INFORMASI.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di era industri 4.0, diharapkan dapat berperan dalam kegiatan diseminisasi informasi positif, sekaligus sebagai mitra pemerintah dalam meng-counter informasi-informasi negatif yang saat ini marak beredar di dunia maya dengan cara terlebih dahulu melakukan penyaringan informasi secara seksama terkait kebenaran dan melakukan validasi pada lembaga terkait sebelum men-sharing informasi, dengan kata lain “SARING SEBELUM SHARING” hal ini bisa dilakukan dengan cara memproduksi dan melakukan diseminasi informasi yang positif secara kreatif di media sosial. Demikian kata Bahteramsyah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kutai Kartanegara(kukar) dalam sambutannya pada acara Bimtek KIM di Kecamatan Anggana, kamis 15/10/2020.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat fenomena perkembangan komunikasi dan informasi saat ini terkadang liar dan tidak jarang justru ditunggangi oleh kelompok kepentingan tertentu sehingga justru kadang yang benar dibuat salah dan yang salah dibuat benar, ini lebih dikenal ditengah masyarakat sebagai informasi yang keliru atau HOAX, untuk menangkal hal-hal seperti itu pemerintah perlu menghidupkan kembali paradigma komunikasi masyarakat dengan model komunikasi “ dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri” melalui Lembaga Komunikasi Sosial, salah satunya adalah KIM.

Untuk itu masih kata Bahteramsyah sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 8 Tahun 2010 Pasal 7, Pemerintah perlu segera melakukan capacity building pada KIM sehingga sebagai mitra strategis komunikasi dan informasi pemerintah, KIM bukan hanya mampu menggunakan teknologi untuk memperoleh dan menyebarkan informasi, tetapi juga mampu memilih dan memilah informasi, mampu meng-cross check dan mengklarifikasi kebenaran informasi tapi juga mampu membuat dan menerapkan konten digital yang positif secara kreatif. pungkasnya.

Sementara itu Camat Anggana diwakili Dedy Wahyudiansyah Kasi Kesra yang merupakan Pembina KIM Kecamatan Anggana didampingi Syamsanubari sebagai Ketua KIM Jahetan Layar Anggana memaparkan tentang kronologi pembentukan serta latar belakang pemilihan nama KIM jahetan Layar Anggana.

KIM Jahetan Layar dibentuk resmi di Bulan Februari 2020, namun sudah menjadi Komunitas informasi diawal 2019. Kiprahnya memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kec. Anggana serta sarana penyaluran kreatifistas dan inovatif bagi Pemuda, Tokoh perempuan dan Anak anak. Asal nama dari KIM JAHETAN LAYAR sendiri merupakan sebuah nama Negeri yang dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Aji Batara Agung Dewa Sakti dengan Permaisuri Putri Karang Melenu. Nama KIM diambil dari sejarah Negeri itu sendiri dan pemilihan nama itu disamping tujuan dari Program Wisata untuk mengangkat kembali sejarah dan kemasyhurannya serta merupakan sebuah Doa dimana Negeri Jahetan Layar adalah sebuah Negeri yang Sejahtera dan Makmur di Jamannya. Dengan pemilihan nama tersebut diharapkan selain memperkenalkan kejayaan Negeri Jahetan Layar kita juga Berharap kedepannyan Kecamatan Anggana bisa mengulang kejayaan tersebut dengan kemakmuran dan kesejahtetaan masyarakat di Kec.Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara, Katanya.

Pelaksanaan Bimtek Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Di Kecamatan Anggana mengusung tema ""KIM Smart hadapi Industri 4.0 melalui Citizen Journalism(konten video) dan Cara Cerdas Hadapi Hoax(tool geogle) Menyongsong IKN" dengan Menghadirkan Narasumber Bahteramsyah( kadis kominfo) dan Jalil (kontributor net tv) serta Fairus (kontributor I News tv). Bertindak sebagai Moderator Ahmad Rianto(kabid PKP). Bimtek kali ini merupakan lokasi pelaksanaan yang ke tiga dari tujuh lokasi kecamatan yang direncanakan tahun ini.

Tim-PKP

Berita Lainnya