PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Bupati: Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pangan Untuk Cegah Stunting

Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan    8 bulan yang lalu   
Administrator    150 Kali

Sumber Foto: Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat membuka Rakor Dewan Ketahanan Pangan (prokom)

TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah membuka rapat kordinasi Dewan Ketahanan Pangan dalam rangka penguatan diversifikasi dan mutu pangan melalui optimalisasi potensi daerah untuk menyongsong Ibu Kota Negara, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, pekan tadi.  

Edi Damansyah mengatakan tujuan penyelenggaraan pangan yaitu untuk meningkatkan kemampuan produksi pangan secara mandiri dengan menyediakan pangan yang beraneka ragam dan memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi bagi konsumsi masyarakat.

Untuk mewujudkan tingkat kecukupan pangan terutama pangan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menurut Edi maka diperlukan koordinasi antar pemangku kepentingan  demi meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan agar masyarakat mudah mendapatkan pangan yang layak, aman, bermutu dan bergizi dan layak dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya dengan pangan yang berkualitas maka masalah Gizi Buruk/Stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKABA)  termasuk Angka Kemiskinan di Kukar bisa menurun

"Fakta dilapangan dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Kutai Kartanegara masih memiliki angka Gizi Buruk/Stunting  di Provinsi Kalimantan Timur," ungkapnya.

Untuk itu pada 2020 Kukar telah ditetapkan sebagai salah satu wilayah  Konvergensi Percepatan Penuruan Stunting di Indonesia.  Pemkab Kukar melakukan langkah-langkah taktis dan strategis termasuk pembentukan Tim Koordinasi Percepatan Percegahan dan Penanganan Stunting (KP2S) mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai dengan tingkat Desa/Kelurahan.  
"Tim KP2S telah menetapkan 21 desa/kelurahan sebagai lokus prioritas berdasarkan hasil analisis situasi dan rembuk stunting tingkat kabupaten," kata Edi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga telah menyusun program inovasi dan beberapa waktu lalu telah diresmikan Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan & Atasi Stunting (RaGa PanTaS).

RaGa PanTaS  tersebut dilatarbelakangi oleh kurangnya koordinasi  sehingga tidak dapat memberikan outcome yang optimal terhadap percepatan pencegahan stunting di daerah karena penurunan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh melalui konvergensi program yang terintegrasi dari lintas sektor mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan sampai desa dan diperlukan manajemen pengorganisasian yang baik dalam pelaksanaannya.
"Masing-masing Organisasi Perangkat Daerah  harus memiliki program yang sesungguhnya menyasar pada keluarga khususnya keluarga miskin," pintanya.

Keberadaan Rumah Desa Sehat serta Pokja RaGa PanTaS dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang menjadi motor penggerak konvergensi pencegahan stunting didesa/kelurahan  dan harus di optimalkan fungsinya dengan dukungan yang kuat dari pemerintah kabupaten, kecamatan serta desa/kelurahan.

Diakhir Edi berharap dengan adanya Rakor ini bisa meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang Pangan yang sehat dan aman  serta Kabupaten Kukar dapat memenuhi kebutuhan pangan baik dari segi Kualitas maupun Kuantitasnya (Yuliati- Medsi O3)


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://humas.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini158 pengunjung
Minggu Ini1.558 pengunjung
Bulan Ini6.006 pengunjung
Total Pengunjung41.049 pengunjung
Total Klik1.112.052 Kali