img
img

BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PUBLIK

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Berita

TEC Komitmen Sukseskan Program Gema

date_range 11 Februari 2019 | Oleh : medsi09
TEC Komitmen Sukseskan Program Gema

FOTO Direktur TEC Kukar Imam Wahyudi.

TENGGARONG -Tilawati Education Center (TEC) Kutai Kartanegara berkomitmen penuh untuk mensukseskan program Gerakan Etam Mengaji (Gema) sebagai implementasi Peraturan Bupati Kukar Nomor 24 Tahun 2016. 
"Kami serius dan berkomitmen mengimplementasikan Perbup nomor 24 tahun 2016, agar fisi memberantas buta Alquranuran di Kukar bisa terlaksana dengan terstruktur, efektif dan mudah," ujar Direktur TEC Kukar Imam Wahyudi Sabtu (9/2) di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. 
 
Imam mengatakan, secara spesifk TEC fokus pada pembinaan guru Al-Qur'an, sehingga 2019 ini pihaknya telah merancang membina sekitar seribu guru Alquran.  Dalam database TEC Kukar terupdate, lebih dari 4 ribu guru Alquran yang sudah dilatih dalam waktu 5 tahun selama TEC berdiri di Kukar. Menurutnya, yang dilakukan TEC sampai saat ini bersifat mandiri, akan tetapi justru dengan kemandirian adalah bukti bahwa TEC menjadi bagian penting yang tak terpisahkan untuk mensukseskan program Gema. 
 
"Alhamdulillah dalam proses yang sudah kita lakukan, kami telah bekerjasama dengan instansi pemerintah, serta berbagai lembaga yang mensupport dakwah TEC di Kukar. TEC telah bekerjasama dengan Disdikbud Kukar sebagai leadingsector dari Gema. Kami juga bekerjasama dengan Kemenag, dan Unikarta. Bahkan tilawati menjadi mata kuliah unggulan di FAI Unikarta," katanya.
 
Imam berharap implementasi dari Perbup nomor 24 tahun 2016 itu betul-betul dapat diseriusi dan diimplementasikan secara bersama-sama sehingga fisi memberantas buta Alquran di Kukar bisa terlaksana dengan terstruktur, efektif dan mudah. Sementara, Pemkab Kukar mengapresiasi kiprah Pesantren Alquran Nurul Falah, Surabaya, dengan Metode Tilawati-nya. Melalui kelembagaan TEC Kukar sebagai perpanjangan tangan Pesantren Alquran Nurul Falah, Surabaya, Metode Tilawati telah memberi dinamika yang baik dalam menopang pembelajaran Alquran di Kukar, dan bersama-sama Pemerintah Daerah memberantas buta aksara Alquran.
 
"Namun, kita semua tidak boleh cepat berpuas hati. Tantangan terbesar kita bukan hanya persoalan memberantas buta aksara Alquran, melainkan lebih prinsip lagi, bagaimana nilai-nilai Alquran itu dapat dipedomani dalam kehidupan sehari-hari oleh kaum Muslimin," ujar Plt Asisten III Setkab Kukar H Heldiansyah saat membuka silaturahmi akbar guru dan pecinta Al-Qur'an yang dirangkai dengan pelatihan Ice Breaker For Teacher and Tilawati PAUD, Sabtu (9/2) di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.
 
Pemkab sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat di bidang pendidikan keagamaan Islam, khususnya dalam pembelajaran Alqur'an. Upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca dan memahami Alqur'an telah dimulai sejak tahun 2016 ketika diterapkannya Gerakan Etam Mengaji (Gema) sebagai implementasi Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2016. "Bahkan, poin tambahan yang diperoleh oleh Pemerintah adalah semakin massifnya pembelajaran Alqur'an oleh lembaga-lembaga pendidikan formal di Kukar dari tingkatan SD hingga Perguruan Tinggi," ujarnya. (medsi09)

Terkait

BERITA Lainnya